Terkait tragedi Kanjuruhan, ini pernyataan resmi Persis Solo

photo author
Hudono, Harian Merapi
- Minggu, 9 Oktober 2022 | 10:30 WIB
Kelompok suporter pendukung tim Persis Solo menyalakan lilin saat melakukan aksi Solidaritas Untuk Suporter Arema di Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/10/2022).   (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Kelompok suporter pendukung tim Persis Solo menyalakan lilin saat melakukan aksi Solidaritas Untuk Suporter Arema di Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/10/2022). (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)



HARIAN MERAPI- Tragedi Kanjuruhan Malang masih mengundang simpati dari pelbagai pihak, terutama dari klub-klub sepakbola di Tanah Air.

Klub Liga 1 Indonesia Persis Solo mengeluarkan pernyataan resmi terkait Tragedi Kanjuruhan Malang.


Sebagaimana dikutip dari situs resmi klub, Sabtu, Persis Solo turut berbela sungkawa atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) lalu.

Baca Juga: Harry Kane bawa Spurs raih kemenangan atas Brighton 1-0


Selain itu juga memanjatkan doa untuk korban dan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan serta ketabahan untuk melewati peristiwa duka ini.

Persis menuntut untuk segera adanya pertanggungjawaban dari pihak yang terlibat, dan menuntut adanya reformasi sistematik sebagai upaya perubahan agar hal serupa tidak terulang di kemudian hari

Pada pernyataan itu, Persis memberikan lima tuntutan dan yang pertama adalah adanya forum lintas klub, panitia pelaksana, dan aparat berwenang yang diinisiasi oleh operator liga dan federasi, untuk membahas reformasi standar operasional keamanan di dalam dan di luar stadion.

Baca Juga: Dortmund versus Muenchen berakhir imbang 2-2, banyak diwarnai kartu kuning

 

Kedua, Persis berharap adanya pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden di Kanjuruhan, serta diproses hukum secara transparan dan seadil-adilnya.

Selain itu, yang ketiga dilakukannya peniadaan jam kick-off yang terlalu malam, agar meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. "Federasi, operator, dan official broadcast harus mempertimbangkan rekomendasi dari klub yang berkoordinasi dengan panitia pelaksana dan aparat setempat," sambung pernyataan tersebut.

Keempat, pihak Laskar Sambernyawa menginginkan adanya reformasi sistematik di dalam kepengurusan ekosistem sepak bola Indonesia sebagai bentuk respons atas insiden yang terjadi di Kanjuruhan, sekaligus bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi masa depan sepakbola Indonesia yang lebih baik.

Baca Juga: Ramalan zodiak Aries Senin 10 Oktober 2022, saat sempurna untuk menjernihkan suasana dan mengungkap.......

Terakhir, Jika tuntutan tersebut urung bisa dipenuhi, Persis Solo mengajukan mosi tidak percaya sebagai pernyataan sikap klub.*



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

10 Pemain Barcelona Digulung Atletico Madrid 0-2

Kamis, 9 April 2026 | 06:03 WIB

Turki, Swedia dan Ceko Lolos Piala Dunia 2026

Rabu, 1 April 2026 | 07:00 WIB
X