Pemkot Yogya, BI DIY dan Bank BPD DIY Teken Kerja Sama Program Digitalisasi Daerah

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pemerintah Kota Yogyakarta, Bank Indonesia DIY dan Bank BPD DIY menjalin kerja sama dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan mengembangkan program-program digitalisasi daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hilman Tisnawan mengatakan kerja sama diawali dengan penandatanganan MoU terkait elektronifikasi transaksi pemerintah dan digitalisasi daerah (DD). “Program DD mencakup elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETP) dan digitalisasi ekonomi dan keuangan di wilayah Kota Yogyakarta,” ungkapnya, Selasa (22/9) di Hotel Harper Yogyakarta.

Salah satu bentuk konkrit dari kerja sama dengan menyelenggarakan focus group discussion (FGD) Sinergi Pengembangan, Inovasi dan Percepatan Program Digitalisasi Daerah untuk menyamakan persepsi terkait digitalisasi daerah ke seluruh dinas pengumpul pendapatan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan Pemda DIY dapat melakukan akselerasi elektronifikasi transaksi pendapatan seperti retribusi dan pajak menggunakan chanel pembayaran non tunai seperti QRIS,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama dilakukan launching program SEMAR (Smart Traditional Market) yang merupakan hasil kolaborasi dengan Beringharjo.co.id dan Pemkot Yogyakarta. Melalui program ini, dilakukan rekrutmen dan training relawan untuk membantu pedagang pasar tradisional berdagang secara online. Relawan bertugas mendata produk, mengkurasi, foto produk, desain grafis, desain produk, dan kemasan digital marketing, digital branding dan supply chain management sehingga bisa menjadi jejaring online yang kuat.

“Ke depan, beringharjo.co.id ini juga akan mengarah ke marketplace yang menghubungkan produk-produk pasar atau offline store agar diperdagangkan secara online,” imbuhnya. (C-4)

Read previous post:
7 Nakes Positif Corona, Pentupan Puskesmas Wirobrajan Diperpanjang

Close