11 Ibu Hamil Tanpa Gejala Covid Tempati Selter Tegalrejo

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Penampungan atau selter isolasi kasus konfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Tegalrejo Kota Yogyakarta mulai beroperasional. Pada tahap awal ada 19 orang positif tanpa gejala yang akan diisolasi di tempat tersebut.

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengutarakan, dari sekitar 100 lebih kasus positif Covid-19 tanpa gejala di Kota Yogyakarta, yang masuk dalam daftar tahap pertama diisolasi di selter Tegalrejo ada 19 orang. Ada beberapa kriteria kasus positif Covid-19 tanpa gejala yang diisolasi di antaranya domisili Kota Yogya, tidak bisa isolasi mandiri karena rumah tidak mendukung dan wilayah tidak tersedia tempat isolasi.

“Ada 19 orang yang akan disegerakan masuk selter, mulai hari ini Selasa (22/9) sore. Yang sudah terdata ini di antaranya ada 11 ibu hamil dan balita yang positif Covid-19 dengan ibunya,” kata Haryadi usai mendampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau selter Tegalrejo, Selasa (22/9).

Dia menyampaikan ada mekanisme penjemputan bagi positif Covid-19 tanpa gejala yang akan diisolasi di selter oleh puskesmas. Meskipun dikonsep isolasi, tapi sisi humanis tetap dikedepankan. Misalnya tetap ada tempat untuk bersosialisasi lewat whatsapps grup para penghuni dan kegiatan olahraga bersama tiap pagi dengan menerapkan protokol kesehatan dan jarak.

“Untuk isolasi di selter tidak mudah. Kembali kepada kesadaran kita. Kalau kita mengkhawatirkan rekomendasinya lebih baik di selter. Dikumpulkan di sini agar proses penyembuhan semakin baik dan tidak menambah penularan. Pesan <I>Ngarsa Dalem<P>, di samping ditangani dokter, di selter juga ditangani psikolog,” terangnya.

Pemkot Yogyakarta juga sedang menjajaki penyediaan selter untuk tenaga kesehatan yang menangani kasus Covid-19. Dia menyatakan tingkat pekerjaan para tenaga kesehatan semakin tinggi di masa pendemi Covid-19. Oleh sebab itu untuk memudahkan para tenaga kesehatan beristirahat secara maksimal, maka ditempatkan di shelter. Terutama yang rumahnya jauh.

“Kami sedang membuat kajian selter bagi nakes di Nitikan Umbulharjo. Kami sosialisasi dulu ke warga sekitar,” ujar Haryadi.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap keberadaan selter Tegalrejo itu memberikan salah satu pilihan bagi masyarakat yang memiliki kekhawatiran terhadap kasus positif Covid-19 tanpa gejala. Terutama agar kasus positif Covid-19 tanpa gejala, bisa ditangani dengan baik di selter Tegalrejo.

Selter Tegalrejo yang menempati rusunawa itu memiliki kapasitas 42 unit dengan tiap unit ada 2 kamar, sehingga total ada 84 kamar. Rusunawa itu selesai dibangun Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat akhir tahun 2019 dan belum difungsikan. Kebutuhan sehari-sehari para penghuni selama isolasi di selter akan ditanggung Pemkot Yogyakarta. (Tri)

Read previous post:
Pemkot Yogya, BI DIY dan Bank BPD DIY Teken Kerja Sama Program Digitalisasi Daerah

Close