Kecamatan Buka Layanan Drive Thru Penyaluran Beras PKH

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Distribusi bantuan beras bagi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Yogyakarta ditargetkan selesai pekan ini. Beberapa kecamatan menerapkan layanan <I>drive thru<P> dalam penyaluran bantuan beras PKH untuk mengurangi kerumunan.

“Sudah terdistribusi hampir semua. Tinggal tiga kecamatan yang belum menyalurakan beras. Kami perkirakan tiga hari ini selesai,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat di sela penyaluran bantuan beras PKH di Kecamatan Kraton, Senin (21/9).

Agus menyebut total bantuan beras PKH sudah disalurkan ke sekitar 8.000 keluarga penerima manfaat PKH dari total 11.619 keluarga penerima manfaat PKH di Kota Yogyakarta. Tiga kecamatan yang belum mendapat distribusi beras PKH adalah Gondomanan, Gondokusuman dan Jetis.

Bantuan beras PKH dari pemerintah pusat itu adalah tambahan bantuan sosial gelombang II bagi keluarga miskin terdampak Covid-19. Bantuan beras PKH yang disalurkan untuk bulan Agustus dan September 2020. Setiap keluarga penerima manfaat PKH menerima beras 15 kg/bulan, sehingga total yang disalurkan sebanyak 30 kg.

“Sejauh ini tidak ada kendala karena beberapa pengalaman dalam distribusi bantuan sebelumnya. Beberapa wilayah terapkan sistem pembagian yang beda-beda. Ada yang pakai layanan <I>drive thru<P> dan diatur serta didampingi pendamping PKH agar tidak banyak kerumunan dan kontak,” paparnya.

Apabila ada keluarga penerima manfaat tidak bisa mengambil beras sesuai yang telah dijadwalkan, dia menyampaikan warga bisa menghubungi Dinas Sosial Kota Yogyakarta. Selanjutnya akan dikoordinasikan ke pihak terkait layanan transportasi untuk diamblikan beras di Bulog.

Sementara itu Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan penyaluran bantuan beras PKH itu adalah bagian dari penyiapan pemerintah dalam membantu masyarakat di masa pandemi saat kondisi ekonomi belum pulih. Bulan Oktober akan ada bantuan beras PKH lagi sekitar 15 kg. Ada juga bantuan uang senilai Rp 500 ribu untuk penerima kartu keluarga sejahtera lewat rekening kepada sekitar 7.000 keluarga penerima.

“Penyaluran bantuan tidak ribet dibandingkan sebelumnya karena data penerim sudah jelas dan sistem pembagian telah diatur di kecamatan atau kelurahan. Ini juga bagian dari untuk membantu memenuhi kecukupan pangan,” terang Heroe.

Seorang penerima bantuan beras PKH, Rusmiyati mengaku terbantu dengan bantuan beras PKH. Mengingat usaha kecil pembuatan dan penjualan kue miliknya mengalami penurunan hingga 75 persen selama wabah Covid-19. “Ini membantu sekali. Apalagi selama Covid-19 saya pernah libur jualan selama empat bulan,” ujar warga Taman, Kraton itu. (Tri)

Read previous post:
Cerita Bergambar W.A.S.P

Close