Proyek Drainase Dimulai Akhir September, Jalan Kemasan Akan Ditutup Total

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pembangunan saluran air hujan atau drainase di Jalan Kemasan Kotagede Yogyakarta mulai dikerjakan akhir September 2020. Selama pengerjaan saluran air hujan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Kemasan ditutup total. Rekayasa buka tutup lalu lintas juga akan dilakukan.

“Rencana pengerjaan pembangunan saluran air hujan di Jalan Kemasan akhir September,” kata Kepala Seksi Peningkatan Perairan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Herka Hanung Wijaya, Minggu (13/9).

Dia menyampaikan sudah melakukan sosialisasi dengan warga di sekitar Jalan Kemasan terkait pembangunan saluran air hujan itu. Dari hasil sosialisasi dan komunikasi dengan warga, disepakati pengerjaan pembangunan saluran air hujan dilakukan tiap penggal 100 meter.

“Pengerjaan saluran air hujan dimulai dari sisi selatan Jalan Kemasan,” ujarnya.

Pembangunan saluran air hujan di Jalan Kemasan dilakukan karena rawan genangan saat musim hujan. Saluran air hujan yang akan dibangun sepanjang sekitar 500 meter menggunakan dana keistimewaan (Danais) DIY dengan pagu sekitar Rp 6,8 miliar.

Dia menjelaskan pembangunan saluran air hujan memakai boks beton berukuran 1,5 meter dan kedalaman galian 2 meter. Sedangkan Lebar Jalan Kemasan hanya sekitar 5 meter dan dalam pengerjaan menggunakan alat berat, sehingga harus ditutup jalannya.

“Kami sudah rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait penutupan Jalan Kemasan selama pengerjaan saluran air hujan,” imbuh Herka.

Sementara itu Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Hari Purwanto mengatakan pada tahap awal pengerjaan saluran air hujan, lalu lintas Jalan Kemasan akan ditutup total dari arah utara di dekat Puskesmas Kotagede dan selatan di simpang Kantor Pos Kotagede. Termasuk lalu lintas kendaraan dari arah Jalan Karanglo ke Jalan Mondorakan yang berada di simpang selatan Jalan Kemasan.

“Tahap awal akan ditutup total di simpang dekat Kantor Pos Kotagede karena di lokasi itu akan digali semua. Nantinya ketika pekerjaan sudah mulai bergeser ke utara, arus lalu lintas dari Jalan Karanglo ke Jalan Mondorakan dibuka lagi,” terang Hari.

Diakuinya selama ini lalu lintas kendaraan di Jalan Mondorakan tetap diberlakukan satu arah untuk kendaraan roda empat. Rencananya saat pengerjaan saluran air hujan di Jalan Kemasan, kendaraan dari arah Jalan Karanglo ke Jalan Mondorakan hanya untuk kendaraan roda dua. Hal itu mempertimbangkan lebar Jalan Mondorakan sempit dan ada aktivitas pasar. Selain itu durasi lampu alat pemberi isyarat lalu lintas di simpang Kotagede akan disesuaikan.

“Untuk akses warga setempat tentunya ada perlakukan khusus. Kami berikan akses meski kecil dan selama masih memungkinkan karena penggalian di tengah jalan. Pemasangan rambu informasi penutupan jalan seminggu sebelum ditutup akan dipasang,” ucapnya. (Tri)



Read previous post:
Barito Putera Siapkan Uji Coba

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Barito Putera berencana menyiapkan uji coba untuk mengukur kesiapan pemain sebelum bertarung di lanjutan Liga 1.

Close