10 Tahun Koleksi Emas Kuno Museum Sonobudoyo Raib, Kemungkinan Besar Sudah Dilebur

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Kasus pencurian sejumlah benda sejarah berupa koleksi Museum Sonobudoyo beberapa hari lagi genap sepuluh tahun. Puluhan perhiasan emas kuno peninggalan abad ke-8 hingga ke-10 masehi raib pada 11 Agustus 2010 silam. Hingga saat ini kasus belum terungkap.

Kepala Museum Sonobudoyo, Setyawan Sahli mengatakan, saat ini kasus masih ditangani pihak kepolisian. “Iya (belum ada perkembangan). Sudah (dan masih) ditangani oleh polisi, kami menunggu hasilnya saja dari polisi,” ungkapnya di Museum Sonobudoyo Yogyakarta, Selasa (4/8).

Setyawan mengatakan upaya pencarian bahkan disampaikan kepada dunia internasional guna melacak keberadaannya apabila ada indikasi masuk pasar gelap dan sejenisnya. Tim khusus yang dibentuk oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X saat ini juga masih terus menyelidiki keberadaan benda penuh sejarah itu. Pada 2016 bahkan ada laporan ditemukan benda yang mirip dengan koleksi tersebut namun ternyata palsu.

“Diselidiki ke mana-mana (bahkan sempat ditemukan kemiripan benda) di daerah Jawa Timur. Kesimpulannya sampai sekarang belum ketemu,” ungkapnya.

Ada dugaan emas yang dicuri tersebut saat ini telah dilebur sehingga sulit mendeteksi keberadaannya. “Kemungkinan dilebur mungkin ya. (Kalau) sudah dilebur ya sulit ditemukan,” imbuhnya.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Museum Sonobudoyo terus melakukan inovasi dan perbaikan keamanan dengan protokol yang sangat ketat. Selain pemasangan alarm dan CCTV juga pembatasan akses masuk storage yang tidak sembarangan.

Selain itu juga dibangun gedung penyimpanan khusus pada lokasi belakang Museum yang seharusnya selesai pada 2020 namun harus mundur karena pandemi Covid-19 yang tidak terduga.

“(Kurang lebih) Rp 13 miliar bikin lemari-lemari (khusus) sama ada teknologi informasi yang dibagikan disitu. Tapi mandek karena Covid, mungkin dilanjutkan 2021,” jelasnya.

Kepala Unit Penyelamatan dan Pengembangan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta, Muhammad Taufik mengatakan kasus pencurian emas di Museum Sonobudoyo masa kedaluwarsa berakhir pada 2028.
Taufik mengatakan perkembangan kasus tersebut masih ditangani Polda DIY dan dilakukan penyelidikan di berbagai tempat. Taufik mengatakan perkembangan kasus selalu diberikan oleh pihak berwenang. (C-4)

Read previous post:
Kartun Jurukunci, Kamis (6/8/2020)

Close