Imigrasi Yogyakarta Diusulkan Jadi Wilayah Bebas Korupsi

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Kantor Imigrasi Yogyakarta menjadi salah satu satuan kerja yang diusulkan untuk berpredikat sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI tahun 2020.

Satu proses yang harus dilewati untuk mendapatkan predikat tersebut adalah penilaian Tim Penilai Nasional dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Untuk itu, Kantor Imigrasi Yogyakarta mengadakan kegiatan rapat penguatan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM, bertujuan mengevaluasi data dukung komponen pengungkit dan komponen hasil satuan kerja pada Kantor Imigrasi Yogyakarta.

Kepala Kantor Imigrasi, Andry Indrady melalui daring mengatakan bahwa tim zona integritas wajib mengetahui dan mengawasi setiap kekurangan pada tiap kelompok kerja.

“Apakah kekurangan tersebut sudah diperbaiki dan dilengkapi atau belum. Apabila ada kelompok kerja yang lambat maka laporkan ke saya untuk saya kuatkan,” ungkapnya melalui rilis yang diterima Merapi, Senin (3/8).

Andry mengatakan rapat webinar merupakan evaluasi terhadap permasalahan dan kekurangan pada tiap kelompok kerja terkait data dukung agar segera dilengkapi dan diupload dalam aplikasi E-RB.

Selain itu, Andry juga menyampaikan solusi dan memberikan perhatian terhadap sarana dan prasaran khususnya terkait fasilitas pelayanan publik.

“Petugas customer sevice harus dipastikan untuk selalu senyum, salam dan dapat mengarahkan keinginan pemohon yang datang ke Kantor Imigrasi Yogyakarta, dan larangan bagi petugas security untuk menerima biaya atau pungutan dari pemohon,” jelasnya.

Sementara itu, guna mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), diadakan sosialisasi dengan nara sumber Widyaiswara Utama BPSDM Kementerian Hukum dan HAM RI, Sugiyo yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Narkotika BNN, Rabu (29/7) di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan salah satu persyaratan untuk pembagunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Selain itu juga kegiatan ini untuk mengenalkan dan mendorong seluruh pegawai membangun diri menjadi agen pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba,” jelas Andry. (C-4)

Read previous post:
Positif Covid-19 di Lingkungan Pemkot Yogya Bertambah

Close