Jatah Bansos 525 KK di Yogya Dikembalikan ke Kas Daerah karena Terdata Dobel

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Jatah program bantuan sosial (bansos) terdampak Covid-19 dari Pemkot Yogyakarta untuk 525 Kepala Keluarga (KK) dikembalikan ke kas daerah. Mereka terdata menerima ganda progam bantuan terdampak Covid dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Para penerima itu mendapat dobel program bantuan sosial. Ini artinya bansos yang dari APBD kota untuk mereka, dikembalikan ke kas daerah,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat, Minggu (2/8).

Agus menyampaikan sebanyak 525 KK itu ada yang terdata mendapat dobel program pusat misalnya Program Keluarga Harapan (PKH), program logistik sembako, bantuan sosial tunai maupun bansos dari Pemda DIY. Sedangkan sesuai aturan pemerintah, penerima bansos tidak boleh menerima ganda atau dobel progam bantuan.

“Syarat penerima bansos tidak boleh ganda. Artinya belum menerima bantuan dari program lain. Karena sudah mendapatkan program bansos, maka tidak berhak menerima bansos dari APBD Kota Yogya, sehingga dikembalikan ke kas daerah,” jelasnya.

Selain itu sebagian penerima bansos dari APBD Kota Yogyakarta ada yang belum mengambil bantuan. Ia menyebut dari jatah bansos Kota untuk 525 KK yang dikembalikan ke kas daerah, sebagian kecil karena belum mengambil bantuan itu.

“Ada penerima bansos kota yang belum mengambil karena berada di luar daerah lantaran kena aturan pembatasan sosial di daerah itu,” ujar Agus.

Meski demikian, Pemkot Yogyakarta masih memberikan kesempatan penerima bansos APBD Kota Yogyakarta yang belum mengambil untuk mencairkan bantuan sampai 8 Agustus 2020. Selama ini bansos terdampak Covid-19 dari Pemkot Yogyakarta disalurkan melalui Kantor Pos.

Agus menjelaskan realisasi penyaluran bansos dari pemerintah pusat bulan April, Mei dan Juni untuk wilayah Kota Yogyakarta mencapai 92 persen. Sedangkan realisasi penyaluran bansos dari Pemda DIY sekitar 89 persen. Penyaluran bansos dari pusat dan Pemda DIY itu sudah ditutup.

Total penerima bansos terdampak Covid-19 di Kota Yogyakarta baik dari pusat maupun daerah mencapai sekitar 38.000 penerima. Terkait program bansos tahap kedua dari pemerintah pusat, diakuinya ada informasi itu dari Kementerian Keuangan. Tapi belum ada surat resmi mengenai kebijakan itu, sehingga pihaknya masih menunggu dari Kementerian Sosial. (Tri)

Read previous post:
Diduga Mabuk, Tewas Jatuh dari Tebing 7 Meter

Close