Pemda DIY Berupaya Perpanjuang Usia TPST Piyungan

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pemda DIY melalui Dinas PUP ESDM DIY berupaya memperpanjang usia Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan Bantul melalui peningkatan kapasitas muatan sampah dengan membangun talut, akses jalan dan drainase yang sudah dimulai pada bulan ini.

Menurut Kepala Dinas PUP ESDM DIY, Hananto Hadi Purnomo, total anggaran yang dikucurkan senilai Rp 10 miliar. Saat ini sedang dilakukan sosialisasi dan pemilihan material bangunan. “Anggaran 2020, nilai kontrak Rp 10 miliar. Sekarang sosialisasi kepada masyarakat,” ungkapnya di Kompleks Kepatihan, Selasa (14/7).

Hananto menjelaskan dalam operasional pembuangan sampah, perlu dibuat sarana prasarana sementara berupa dermaga yang berfungsi sebagai jalur kendaraan masuk lokasi TPA untuk menumpahkan sampah yang kemudian diratakan. “Itu prasarana sementara jadi itu tidak permanen, sesuai dengan kebutuhan,” imbuhnya.

Secara bergantian dua blok yang ada di TPST Piyungan yakni blok A dan B dibuka tutup secara bergantian. Saat blok A ditangani, maka sementara akan ditutup dan blok B dimaksimalkan dengan dinaikkan talutnya. Begitu pula sebaliknya.

“Jadi ada sebagian yang dibuang ke A dan B. Supaya yang B dibuangi sampah anyar (baru), kan perlu nambah kapasitas atas biar ga mbleber (tumpah) TPA-nya,” jelas Hananto.

Sementara meningkatkan kapasitas agar memperpanjang usia TPST Piyungan sambil menunggu skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang rencananya bekerja sama dengan perusahaan mengenai pilihan teknologi untuk mengolah sampah yang murah, ramah lingkungan, dan efisien.

“Harapannya begitu KPBU on itu sudah, sampah di Kartamantul sudah tertampung,” ungkapnya.

Hananto menyebut saat ini sudah disiapkan lahan seluas 1,9 hektare dan dalam waktu dekat akan ditambah 4,1 hektare dimulai dengan identifikasi lokasi dan studi untuk KPBU tersebut. “4,1 hektare itu proses tahun depan. Sekarang mengidentifikasi lokasi studi yang mau dibebaskan, siapa saja yang kena karena kaitan sama konstruksi. Harapannya dengan tambahan 6 hektare bisa nangani persamapahan,” paparnya. (C-4)

Read previous post:
MERAPI-AMIN KUNTARI Bandara YIA ditunda diresmikan meski secara teknis sudap siap beroperasi.
Penyelesaian Ganti Rugi Rel Bandara Dimulai Pekan Ini

Close