Bus Besar Mulai Masuk TKP Senopati

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Tempat Khusus Parkir (TKP) di kawasan Malioboro kembali bergeliat seiring dibukanya kembali tempat-tempat wisata di Yogyakarta. Ada belasan bus pariwisata dari berbagai daerah yang masuk TKP Senopati dan TKP Abu Bakar Ali (ABA). Protokol Covid-19 juga diterapkan salah satunya membatasi jumlah kendaraan parkir.

“Bus-bus pariwisata mulai masuk TKP Senopati sejak Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu kemarin. Rata-rata dari luar daerah seperti pantura, Semarang, Jawa Barat ada Tasik, Malang dan Surabaya,” kata Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Imanuddin Aziz, Selasa (14/7).

Menurutnya, ada sekitar 13 sampai 15 bus pariwisata dan 2 mini bus yang sudah masuk parkir di TKP Senopati setelah beberapa bulan kosong karena wabah Covid-19. Rata bus pariwisata terisi 20-25 orang dari kapasitas berkisar 50 kursi. Sedangkan TKP Ngabean sampai kemarin masih kosong tidak ada bus yang parkir. Untuk TKP ABA ada bebera bus, tapi Dishub Kota Yogyakarta tidak memiliki data lantaran diampu UPT Malioboro.

Dia menegaskan untuk mencegah Covid-19, protokol kesehatan diterapkan di TKP seperti penyediaan tempat mencuci tangan dengan sabun, pengecehan suhu dan menjaga jarak dengan membatasi jumlah kendaraan parkir maksimal 50 persen dari kapasitas. Sedangkan petugas parkir dan pedagang di kios TKP harus menggunakan masker.

“Kapasitas parkir senopati 30 bus jadi maksimal 15 bus. Kalau sudah penuh 50 persen kapasitas, bus yang parkir dialihkan ke TKP lainya,” ujar Aziz.

Diakuinya, sesuai aturan Kementerian Perhubungan, penumpang angkutan darat dari luar daerah harus memiliki surat keterangan sehat. Dari hasil pantuan selama sepekan kemarin, surat sehat dibawa dari biro travel yang membawa para penumpang bus pariwisata.

“Dari Surabaya dan Malang pasti dicek surat sehat. Minggu kemarin dari biro travel yang bawa surat tugas. Tapi kalau penumpang minggu kemarin lebih banyak yang tidak bawa surat. Kami upayakan protokol di TKP dipenuhi. Kalau suhu tinggi kami sarankan periksa ke pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Pekerja Parkir Kota Yogyakarta, Ignatius Hanarto mengatakan sudah ada sejumlah bus pariwisata dan minibus yang mulai parkir di TKP Senopati dan ABA. Tapi dia menyebut jumlah kendaran yang parkir itu baru sekitar 5 persen dari biasanya. Petugas parkir di TKP menerapkan protokol Covid-19 dengan wajib makser dan penyediana tempat cuci tangan pakai sabun.

“Sebagian dari Cirebon dan Kediri. Setiap bus pariwisata yang masuk TKP juga ditanyakan bawa surat sehat tidak ke pimpinan rombongan. Rata-rata penumpang dari kantor kunjungan kerja. Kalau yang pakai mobil Elf itu kunjungan wisata pribadi,” ujar Hanarto. (Tri)

Read previous post:
Jalani Swab, 900 Petugas Puskemas Kota Yogya Negatif Covid-19

Close