Lantai Atas Pasar Prawirotaman Dioptimalkan untuk Ekonomi Kreatif

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pemerintah Kota Yogyakarta tengah mempersiapkan pengisian Pasar Prawirotaman setelah revitalisasi selesai nanti. Pada lantai 4 atau atas rencananya akan menjadi pusat ekonomi kreatif terpadu untuk memasarkan produk maupun workshop.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan masih terus merapatkan terkait pengisian bangunan baru Pasar Prawirotaman. Rencananya lantai 1 sampai 3 untuk aktivitas jual beli kebutuhan pokok sehari-hari seperi pasar lainnya. Sedangkan pada lantai atas atu lantai 4 akan digunakan untuk kegiatan ekonomi kreatif terpadu.

“Kami sudah bertemu dengan teman-teman pelaku industri kreatif. Konsep gambaran seting tempatnya sudah ada. Yang belum melihat ke lokasi dan menerapkan konsep rencana seting di sana,” papar Heroe, Minggu (12/7).

Dia menerangkan konsep pada lantai atas Pasar Prawirotaman akan menyediakan berbagai fasilitas pendukung ekonomi kreatif. Ada show room, workshop, studio, ruang konsultasi, ruang rapat, ruang mengurus perizinan dan kafe. Pemanfaatnya akan melibatkan komunitas pelaku industri kreatif.

“Jadi tidak hanya menampilkan produk industri kreatif. Tapi bisa workshop maupun jadi co-working space. Kalau mau rekaman bisa memanfaatkan studio di sana,” imbuhnya.

Menurutnya fasilitas itu cukup lengkap untuk mendukung pengembangan industri kreatif di Yogyakarta. Namun konsep gambar perencanaan pemanfaatan tempat itu perlu dimatangkan lagi dengan menerapkan langsung di lokasi. Kini revitalisasi bangunan Pasar Prawirotaman masih dikerjakan.

Sedangkan lantai 1-3 untuk para pedagang yang selama ini sudah berjualan di Pasar Prawirotaman. Dia menuturkan operasional pasar berkonsep bangunan hijau itu akan berbeda dengan pasar tradisional lainnya karena akan dikelola modern dan terpadu. Salah satunya, para pedagang tidak boleh meninggalkan barang dagangan di pasar tersebut.

“Secara teori pasar dari pagi sampai siang penuh pedagang. Tapi setalah selesai pada siang hari, harus bersih, dagangan tidak boleh ditinggal. Ini penerapan model baru di pasar tradisional. Nanti pakai konsep laci tidak boleh menimbun barang di sana,” jelas Heroe.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono mengatakan, berdasarkan informasi dari pejabat pembuat komitmen pembangunan Pasar Prawirotaman mencapai sekitar 85 persen. Revitalisasi Pasar Prawirotaman yang dibangun sejak tahun 2018 itu diperkirakan bisa selesai dan diserahkan ke Pemkot Yogyakarta pada September 2020. Pedagang Pasar Prawirotaman kini masih menempati tempat berjualan sementara di lahan di tepi Jalan Parangtritis.

“Pedagang juga akan diatur berdasarkan zonasi dagangan, misalnya zona daging dan ikan, sayur-sayuran. Tidak boleh merokok di dalam pasar, sehingga kami harap pedagang juga bisa menyesuaikan dan menjaga kebersihan,” ujar Yunianto. (Tri)

Read previous post:
Gunungkidul Uji Coba Pembukaan Enam Objek Wisata

WONOSARI (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali melakukan uji coba pembukaan objek wisata terbatas dengan menerapkan standar operasional pelaksanaan protokol

Close