Ikuti Lomba Inovasi New Normal,Gondomanan Usung Buku Tamu Digital

GONDOMANAN (HARIAN MERAPI) – Kecamatan Gondomanan Kota Yogyakarta siap menyambut new normal dengan menerapkan prosedur yang berlaku. Salah satunya protokol baru di tempat-tempat kuliner kawasan Alun-alun Utara dengan mengisi buku tamu. Menariknya buku tamu itu dibuat dengan memanfaatkan teknologi barcode untuk mengurangi sentuhan mencegah persebaran Covid-19.

Menurut Camat Gondomanan, Budi Santosa sebagian pelaku kuliner di kawasan Alun-alun Utara sudah beroperasional selama seminggu ini. Namun dengan menerapkan protokol kesehatan karena dalam masa wabah Covid-19 seperti wajib masker, menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Karena kuliner Alun-alun Utara mau buka maka harus ada protokol baru. Selain protokol kesehatan, juga ada protokol wajib mengisi buku tamu. Untuk menarik dan memudahkan pencatatan dibuat buku tamu digital,” kata Budi, Jumat (5/6).

Dia menyatakan, buku tamu penting karena untuk mencatat pengunjung wisata kuliner di kawasan Alun-alun utara. Terutama untuk memudahkan penelusuran jika ada kasus Covid-19. Oleh sebab itu komunitas di kawasan itu membuat inovasi buku tamu dengan memanfaatkan teknologi barcode.

“Buku tamu digital menggunakan barcode karena tidak ada sentuhan dibandingkan buku tamu biasa yang memakai pulpen dan bukut. Pengunjung wajib mengisi buku tamu dengan menscan barcode dengan telepon selular,” terangnya.

Dia menjelaskan, setelah scan barcode pengunjung harus mengisi identitas dalam buku tamu digital seperti nama, alamat lengkap dan nomor telepon. Data itu ditunjukan ke admin dan akan diintegrasikan ke puskemas untuk memudahkan penelusuran jika ada kasus Covid-19.

“Tanda barcode dipasang di sebelas titik di tempat-tempat kuliner kawasan Alun-alun Utara. Jadi bisa diaskses pengunjung kuliner,” ujar Budi.

Dia menuturkan untuk menarik minat pengunjung melakukan scan barcode para pengusaha kuliner memberikan berbagai promo menarik. Misalnya gratis es teh, promo undian setiap minggu, dan hadiah bermacam-macam dari penjual. “Buku tamu digital ini juga untuk lomba inovasi new normal yang diadakan Kementerian Dalam Negeri,” ucapnya. (Tri)

Read previous post:
Masjid Diminta Urus Surat Keterangan Aman Covid

Close