Orangtua Calon Siswa Kecele Jadwal PPDB Kelas Khusus Olahraga di SMPN 13 Yogya

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kelas Khusus Olahraga (KKO) jenjang SMP yang hanya terdapat di SMP 13 Yogyakarta sudah dibuka mulai Jumat (29/5) dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun sebagian orangtua kecele sehingga belum bisa mendaftar karena tidak sesuai jadwal.

Miranti warga Keparakan Lor Kecamatan Mergangsan misalnya, terpaksa belum bisa mendaftar karena dirinya tidak mengetahui ada penjadwalan
berdasarkan kecamatan dalam PPDB KKO. Lantaran sudah menjadi aturan agar tidak menimbulkan kerumunan dia bersama anaknya memutuskan akan datang lagi sesuai jadwal pendaftaran wilayahnya.

“Saya tidak tahu kalau dijadwal pendaftaran perkecamatan. Informasi
jadwalnya kurang jelas. PPDB tahhun lalu biasanya semua lansung
dilayani. Tertarik program KKO karena anak saya ada bakat beladiri
biar bisa berkembang,” kata Miranti.

Dari pantauan PPDB KKO di SMPN 13 Yogya kemarin, setiap calon
pendaftar wajib menggunakan masker, mencuci tanan dengan sabun dan
dicek suhu tubunya. Setelah itu diperbolehkan masuk mengikuti alur
pendaftaran. Ruang tunggu dan pengisian formulir juga diatur berjarak.
Pengembalian formulir dan berkas dalam loket tertutup tirai plastik.

Orangtua calon siswa Joelia, tidak mempermasalahkan PPDB KKO tidak
dilakukan secara online saat wabah Covid-19. Dia menilai pendaftaran
secara langsung juga mudah dan cukup aman karena menerapkan protokol Covid-19.

“Mekanisme dan alur pendaftaran dengan protokol Covid-19 dan
ada pengaturan jarak. Bagus pelayanannya,” papar Joelia.

Kepala SMPN 13 Yogyakarta Orbantari Dwi Santosawati mengatakan
petunjuk teknis dan pelaksanaan PPDB KKO cukup mepet karena sempat
terhenti pembahasannya lantaran Covid-19. Setelah keluar dan
diputuskan PPDB KKO langsung di sekolah, sosialisasi melalui Whatsapps
grup guru penjaskes SD yang mengetahui siswa berbakat di olahraga dan
orangtua siswa di SMP itu.

“Kami harap maklum karena pengaturan jadwal berdasarkan kecamatan
untuk antisipasi kerumunan,” terang Orbantari.

PPDB KKO dibuka untuk 1 kelas dengan kuota 34 siswa. PPDB KKO Jumat
(29/5) untuk Kecamatan Mantrijeron dan Kraton, Selasa (2/6) Kecamatan
Gondokusuman, Gondomanan, Kotagede dan Umbulharjo. Sedangkan Rabu (3/6) Wirobrajan, Tegalrejo, Pakualaman, Kamis (4/6) Jetis, Ngampilan, Danurejan dan Jumat (5/6) Gedongtengen dan Mergangsan.

Seleksi PPDB KKO berdasarkan hasil penilaian tes bakat 45 persen, portofolio 30 persen dan nilai akhir siswa 25 persen. Hasil seleksi PPDB KKO pada 15 Juni 2020. (Tri)

Read previous post:
SAMBUT NEW NORMAL, BISNIS HOTEL DI YOGYA SIAP BANGKIT-Tamu Hotel Harus Bawa Surat Keterangan Sehat

Close