Pemda DIY Kebut Prosedur Normal Baru, Anak Sekolah Diperkirakan Masuk Lagi 13 Juli 2020

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pemda DIY tengah mempersiapkan standar operasional prosedur (SOP) guna menghadapi new normal life atau tatanan hidup baru yang direncanakan pada Juli mendatang. Siswa-siswi dijadwalkan kembali masuk sekolah pada 13 Juli 2020, bertepatan dengan tahun ajaran baru.  

Oleh sebab itu, tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan berkoordinasi dengan mitranya dan ditargetkan melakukan presentasi pada pekan depan.

“OPD-OPD harus menyiapkan internal seperti apa. Apakah kantornya perlu perluasan apa perlu diberi sekat-sekat atau yang lain. Apakah sudah ada tempat cuci tangan apakah sudah perlengkapan untuk daftar hador sudah aman dari Covid itu persiapan hari ini,” jelas Sekda DIY Baskara Aji di Kepatihan, Kamis (28/5).

Dijelaskan Aji, secara teknis OPD yang memiliki mitra kerja harus saling berkoodinasi. Dicontohkan Aji, untuk Dinas Pariwisata yang memiliki mitra PHRI dan Asita hendaknya berkoordinasi penyusunan secara teknis.

“Kita minta supaya mereka bisa berembuk bersama mitra kerja menyusun SOP pelayanan pada masyarakat,” imbuhnya.

Begitu pula dengan pembukaan sejumlah mal yang ada di Yogyakarta. Disperindag DIY bertanggungjawab mengandeng dan menyusun SOP secara riil. Perlu diperhatikan sejumlah pintu yang ada di mal sehingga dapat dikontrol jumlah orang yang masuk dan keluar. Pengelola wajib berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan penanganan Covid-19. Sebab OPD tidak mungkin mengatur secara langsung.

“Kalau sampai terjadi pelanggaran protokol kesehatan itu diperlukan untuk rapid tes atau PCR itu menjadi tanggung jawab pengelola,” ungkapnya.

Selanjutnya, tiap penyelenggara usaha diwajibkan untuk membuat surat pernyataan menepati SOP bila sudah dibuat. Apabila melanggar, maka bersedia untuk menutup toko atau usahanya.

Adapun untuk anak sekolah diperkirakan masuk kembali pada minggu ketiga bulan Juli. SOP disusun dengan gambaran separuh online dan offline atau sistem shift pagi dan sore.

“Perkiraan masuknya pada hari Senin ketiga bulan Juli. Ketemunya 13 Juli. Bersamaan masuknya peserta didik baru,” ungkap Aji.

Selain itu untuk peribadatan sebetulnya Pemda tidak pernah menyatakan untuk menutup namun kesadaran masyarakat dinilai tinggi dengan kesadaran tidak melakukan tidak salat Idul Fitri bersama. Aji mengimbau agar tetap melanjutkan protokol kesehatan. (C-4)

Read previous post:
Tokek Bantu Terapi Sesak Nafas

SEBAGIAN jenis satwa yang hidup liar maupun sudah dibudidayakan sering digunakan untuk membantu terapi kesehatan.  Tak jarang, perlu diolah menjadi

Close