Sultan Tiadakan Open House Lebaran

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X meniadakan acara open house atau halalbihalal yang biasanya digelar setiap Hari Raya Idul Fitri di Bangsal Kepatihan guna mencegah potensi penularan Covid-19.

“Pelaksanaan halalbihalal, open house maupun seluruh rangkaian acara Lebaran seperti biasanya tidak kita adakan karena pada hari-hari ini kita masih menjalankan protokol kesehatan untuk selalu menjaga jarak,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji di Yogyakarta, Selasa (26/5).

Selain meniadakan open house yang biasanya dihadiri ribuan warga DIY, menurut dia, rangkaian acara lainnya seperti resepsi dengan para pengusaha serta syawalan dengan para abdi dalem keprajan Keraton Yogyakarta juga tidak digelar.

Ia berharap keputusan ini dapat diikuti oleh warga DIY secara umum agar tidak perlu menggelar kegiatan halalbihalal di rumah yang biasanya melibatkan banyak orang.

“Sehingga halalbihalal bisa dilaksanakan melalui media yang lain misalnya media sosial atau menggunakan surat,” kata dia seperti dilansir Antara.

Meski demikian, menurut Aji, Pemda DIY juga tidak menyiapkan kegiatan halalbihalal secara virtual atau daring karena dinilai tidak akan mampu menampung seluruh warga DIY untuk berpartisipasi dalam kegiatan itu.

“Seperti pengalaman, open house selalu diikuti beberapa ribu orang. Jika kita menggunakan aplikasi atau media-media lain tentu tidak akan mencukupi. Nanti akan kita ganti statemen pernyataan Idul Fitri yang disampaikan bapak gubernur untuk masyarakat,” ucap Aji.

Open house yang biasa digelar setiap Lebaran di Bangsal Kepatihan selalu dimanfaatkan warga DIY untuk bertemu dan berjabat tangan langsung dengan Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Yogyakarta serta Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X.

Dalam kegiatan itu, ribuan porsi kuliner biasanya tersaji dengan menu beragam mulai soto ayam, nasi liwet, mi rebus atau goreng, hingga aneka jenang. (*)

Read previous post:
MASJID SUNAN MURIA: SEDERHANA, CINTA ALAM DAN PEDULI SESAMA (4-HABIS) – Hidup Selaras Menyatu dengan Alam

Masjid Sunan Muria persis berada di depan makamnya, di puncak Gunung Muria, sebelah utara kota Kudus. Guna mencapai tempat tersebut,

Close