Pemda DIY Gandeng CSR BUMN dan BUMD Tangani Covid-19

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Pemda DIY berupaya mengandeng Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN dan BUMD di Yogyakarta dalam penanganan Covid-19. Dana sebanyak Rp 4,5 miliar akan dikucurkan oleh CSR BUMN sedangkan CSR BUMD masih dalam pembahasan. Antisipasi tumpang tindih pemenuhan kebutuhan, rencana operasi akan dibagikan terlebih dahulu.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Budi Wibowo, Kamis (10/4) di Kompleks Kepatihan. “Draf Pemda untuk rencana operasi kita bagikan kepada mereka (CSR). Mereka harus melihat itu, kalau membantu sekian persennya diinfokan ke Pemda,” ungkap Budi.

Dikatakan Budi, CSR BUMN diketuai oleh Taman Wisata Candi (TWC) dan PT Angkasapura Yogyakarta sebagai wakil.

Secara teknis, melalui forum CSR yang diketuai oleh GKR Mangkubumi, akan diberikan draf operasional yang harus sudah jadi pada Selasa (14/4) pekan depan. “Setelah selasa drafnya jadi, saya serahkan ke CSR BUMN supaya tidak terjadi tumpang tindih (pemenuhan kebutuhan). Mengacu pada draf,” jelasnya.

Sementara itu, penganggaran anggaran penanggulangan Covid-19 sejauh ini memasuki angka Rp 300 miliar dan terus bergerak. Anggaran berasal dari gabungan kabupaten kota, desa dan provinsi terus dipetakan.

“Jadi dalam bentuk matriks, mana kewajiban desa, mana kewajiban kabupaten dan (kewajiban) provinsi. Harus selesai Selasa dan diimplementasikan langsung,” tegas Budi.

Adapun terkait Dana Keistimewaan (Danais) Yogyakarta ada kemungkinan dapat dipakai, namun tetap prosedural izin kepada Kementerian Keuangan RI. “Bisa saja hanya penggunaan harus izin Kementerian,” tutupnya. (C-4)

Read previous post:
Komunitas ARH Berbagi Dukungan untuk Polisi  

Close