Tempat Khusus Parkir Wisata Kian Lengang

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) – Volume lalu lintas di jalanan di Kota Yogyakarta mengalami penurunan selama sepekan ini. Termasuk volume bus yang parkir di tempat khusus parkir (TKP) wisata berkurang dan bahkan cenderung kosong. Penurunan itu dipengaruhi kondisi masyarakat yang memilih beraktivitas di rumah untuk mencegah virus corona.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif mengatakan, Dishub belum melakukan penghitungan volume lalu lintas secara tepat. Namun dari hasil pemantauan langsung, volume lalu lintas di jalan-jalan di Kota Yogyakarta kini tersisa sekitar 30 persen dibandingkan kondisi biasanya saat hari kerja.

“Dari pantauan kami secara langsung di jalanan, kondisinya lengang, sehingga ada penurunan. Lalu lintas di jalan hanya sekitar 30 persen,” kata Agus, Rabu (25/3).

Jumlah bus pariwisata yang parkir di TKP wisata di Yogyakarta juga menurun signifikan. Dia menyebut jumlah bus pariwista yang parkir di beberapa TKP swasta tinggal sekitar 5 persen selama sepekan lalu. Bahkan dalam satu hari pada Minggu (22/3) tidak ada bus pariwisata yang parkir di TKP wisata kawasan Malioboro seperti Abu Bakar Ali, Senopati dan Ngabean.

“Dari pengamatan tempat parkir wisata menurun signifikan. Pada Minggu kemarin TKP wisata kosong semua, tidak ada bus pariwisata yang parkir,” ujarnya.

Menurutnya penurunan volume lalu lintas kendaraan dan kosongnya TKP wisata menunjukkan masyarakat memilih beraktivitas di rumah untuk mencegah potensi persebaran virus corona. Pihaknya berharap pengelola parkir bisa memahami kondisi saat ini dan menjaga kebersihan dan menyemprot desinfektan secara rutin.

“Ini artinya masyarakat memahami anjuran pemerintah untuk tinggal di rumah. Bekerja di rumah dan belajar di rumah. Tidak bepergian dulu. Kami harap upaya bersama penerapan social distancing ini bisa memutus penularan virus corona dan kegiatan masyarakat bisa kembali normal,” tutur Agus.

Secara terpisah Koordiantor Lapangan TKP Ngabean, Novi menyatakan selama sepekan ini tidak bus wisata yang masuk TKP Ngabean. Sejumlah bus wisata mengalami pembatalan kunjungan ke Yogyakarta selama ada virus corona. Kapasitas TKP Ngabean bisa untuk parkir sekitar 75 bus.

“Menurun drastis. Sepekan ini tidak ada bus yang masuk TKP Ngabean. Selama ada Covid, yang carter bus mau piknik aja cancel,” imbuh Novi. (Tri)

Read previous post:
Hujan Deras, Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

NGAGLIK (MERAPI)- Hujan deras disertai angin yang mengguyur wilayah Sleman, Rabu (25/3) sekitar pukul 15.00 WIB mengakibatkan sebuah pohon munggur

Close