Program Sembako Mulai Disalurkan Bulan Ini

UMBULHARJO (MERAPI) – Nilai bantuan Progam Sembako mulai Maret tahun 2020 ditambah dibandingkan sebelumnya. Kebijakan itu untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat miskin agar tidak terlalu terdampak lantaran perlambatan ekonomi akibat wabah Covid-19. Untuk Kota Yogyakarta penyaluran Program Sembako dengan nilai terbaru itu disalurkan sebelum 10 Maret 2020.

“Kami sudah sampaikan tambahan nilai Program Sembako ke keluarga penerima program. Tambahannya mulai Maret sampai enam bulan ke depan,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat, Kamis (5/3).

Agus mengutarakan, mulai Maret 2020 nilai bantuan Program Sembako ada tambahan sebesar Rp 50.000 per keluarga penerima, sehingga menjadi Rp 200.000/bulan. Sebelumnya program penganti bantuan pangan non tunai (BPNT) itu diberikan senilai Rp 150.000/bulan.

Berdasarkan data Dinsos Kota Yogyakarta jumlah penerima Program Sembako di Kota Yogyakarta pada tahun anggaran 2020 sebanyak 13.133 keluarga penerima manfaat. Pihaknya juga menginformasikan tambahan nilai Program Sembako itu kepada e-Warong tempat pembelian kebutuhan pokok Program Sembako.

“Kami harap variasi kebutuhan pokok di e-Warong juga semakin banyak karena aturannya sudah memungkinkan. Ada ragam kebutuhan karbohidrat dan protein nabati maupun hewani, vitamin dan mineral,” paparnya.

Selama ini e-Warong untuk Program Sembako memberikan pilihan kebutuhan pokok berupa beras, telur, daging ayam, daging sapi, tahu, tempe dan lainnya. Menurutnya dengan kebutuhan pangan yang bergizi lewat Program Sembako bisa membantu menurunkan angka stunting atau tubuh kerdil.

“Yang perlu diingat bantuan Program Sembako tersebut tidak bisa dicairkan dalam bentuk tunai, sehingga hanya bisa dimanfaatkan untuk membeli bahan kebutuhan pokok di e-Warong,” jelas Agus.

Sementara untuk mekanisme penyaluran Program Sembakpo diberikan setiap bulan secara nontunai lewat bank. Keluarga penerima manfaat bisa menggunakan bantuan program sembako dengan kartu serupa untuk membeli pangan di elektronik warong. Di Kota Yogyakarta kini ada 25 e-Warong yang tersebar di semua wilayah.

“Kalau dulu keluarga penerima manfaat harus membeli di e-Warong dalam satu wilayah. Kini bisa membeli di e-Warong terdekat dengan tempat tinggal. Sumber pangan dari e-Warong juga bisa berasal dari manapun. Tidak hanya monopoli satu sumber,” tandasnya. (Tri)

Read previous post:
ABSEN HINGGA AKHIR MUSIM KARENA CEDERA – Pemain Bima Perkasa Devin Gilligan Pamit dari IBL

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Mesin gol Bank BPD DIY Bima Perkasa asal Amerika, Devin Gilligan pamit dari Indonesian Basketball League

Close