Edarkan 1 Kilogram Sabu, Oknum Mahasiswa Dibayar Rp 15 Juta

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Peredaran 1.095 gram atau satu kilogram narkoba jenis sabu berhasil diungkap oleh aparat BNNP DIY pada Kamis (13/2) pukul 20.00 WIB di Basement sebuah apartemen di Depok, Sleman. Sabu itu disembunyikan di dinding kardus snack makanan. Seorang kurir yang juga seorang mahasiswa diamankan polisi.

“Kita pikir isinya cuma snack saja, tapi tersangka ini pintar. Rupanya dinding-dinding kardus isinya sabu,” ujar Kepala Badan Narkoba Nasional Propinsi (BNNNP) DIY I Wayan Sugiri kepada wartawan, Jumat, (14/2) di Aula Kantor BNNP DIY.

Dikatakan, tersangka yang dibekuk yakni MI (25). Dia berlaku sebagai kurir dengan imbalan Rp 15 juta sekali perjalanan dan diduga sebagai pemain lama. Identitas pelaku sesuai KTP berasal dari Aceh dengan status mahasiswa. Barang diduga berasal dari Pulau Sumatera.

Menurut Sugiri, sebelumnya tersangka sudah diintai petugas yang mencurigai adanya transaksi dalam skala besar. Dia dikuntit saat akan menemui seseorang di halaman parkir sebuah pusat perbelanjaan di Maguwoharjo. Pelaku kemudian berjalan kaki masuk menuju Apartment di sebelahnya.

“Belum terlihat akan diberikan pada siapa, takutnya keburu pergi jadi dilakukan penangkapan,” ungkap pria yang baru 5 hari bertugas di Yogyakarta tersebut.

Dia menambahkan, tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika termasuk golongan satu yang memiliki ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Dikatakan Wayan, modus penyelundupan seperti ini sebelumnya sudah pernah ditemukan olehnya saat tugas di Polda Kalimantan Barat. “Dibawanya di album (foto), waktu itu dapat 8 kilogram. Ini modus lama dan mencari kelemahan petugas,” jelasnya.

Adapun potensi bahaya bila barang tersebut dikonsumsi, ujar dia, dapat membahayakan 6 ribu orang. Sehingga pihaknya akan berupaya melakukan penyelidikan hingga tuntas pada jaringan di atasnya. Termasuk memburu bandar besar narkoba itu.

“Menyelamatkan 6 ribu orang (bila ini dikonsumsi), itu yang paling utama bagi kami,” imbuhnya.

Selain sabu, barang bukti yang ditemukan berupa 1 unit Handphone Samsung warna putih besera Simcard, 1 unit Handphone merk Nokia warna biru berikut simcard, 1 Kartu ATM BRI, dan uang tunai Rp 640 ribu. (C-4)

Read previous post:
Pemkot Yogya Wacanakan Tambahan Sanksi Kerja Sosial Bagi Pelaku Klitih

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) - Sanksi sosial dengan kerja sosial bagi pelaku kejahatan jalanan atau klitih di Kota Yogyakarta diwacanakan. Pemberian

Close