Kiat Budidaya Anggrek dari Jawa Timur Dibagikan

PERHIMPUNAN Anggrek Indonesia (PAI) DIY mempunyai kegiatan rutin, pertemuan anggota dan pengurus. Bulan Januari 2020 pertemuan membahas seputar hasil study tour di Jawa Timur terutama saat berkunjung ke nurseri-nurseri spesial anggrek.

Pertemuan tersebut bertajuk Sharing Hasil Studi Tour ke Jawa Timur – Kiat-kiat Budidaya Anggrek dan Manajemen Bisnisnya di Auditorium Fakultas Biologi UGM, Minggu (12/1) lalu. Sebagai narasumber, ditunjuk yang sudah banyak ilmu serta pengalaman bidang anggrek serta mengikuti studi tour PAI DIY November 2019, yakni Dr Ixora Sartika Mercuriani SP MSi (dosen Fakultas Biologi UNY) serta Hj Sri Suprih pemilik Titi Orchid di Sleman.

Dr Ixora dalam kesempatan tersebut membagikan serta sharingberbagai ilmu, terutama terkait soal kiat-kiat budidaya anggrek serta manajemen bisnisnya. Bahkan menceritakan secara jelas, satu persatu pemilik nurseri spesial anggrek di Jawa Timur, misalnya ada Tiara, Si Manis, Tengger, Soerjanto, DD serta Rahman Orchid. Setiap orchid antara lain mempunyai jenis anggrek utama yang dikembangkan serta produk yang dijual untuk masyarakat luas.

“Setiap pemilik orchid atau bidang anggrek, bahkan bisa menerjuni beberapa segmen sekaligus, misalnya melakukan persilangan, pembimbitan, perawatan dan pembungaan sampai pemasaran,” terangnya.

Ketua PAI DIY Dr Endang Semiarti MS MSc menuturkan, pertemuan PAI DIY kali ini banyak sharing ilmu terutama seputar oleh-oleh kunjungan ke nurseri-nurseri di Jawa Timur, seperti soal budidaya anggrek dan manajemen bisnis penganggrek di provinsi tersebut. Apalagi kunjungan waktu itu, selain ke nurseri besar dengan green house modern, namun ada juga yang model sederhana.

“Beberapa hal bisa kita tiru atau diterapkan di PAI DIY, misalnya yang menggeluti bidang anggrek ada segmen-segmennya, antara lain mulai dari pembuat bibit, penyemai atau petani, pembesaran, pembungaan dan pemasaran atau pebisnis anggrek,” urai Dr Endang yang juga dosen di Fakultas Biologi UGM.

Seperti biasa, saat pertemuan rutin PAI DIY ada sejumlah stan bazar terutama menyediakan tanaman anggrek mulai dari bibit sampai yang sudah berbunga. Tak ketinggalan beberapa kebutuhan terkait bidang anggrek, seperti obat-obatan, pupuk, pot dan media tanam. Pada kesempatan tersebut yang membuka stan bazar yakni Ariani asal Kalasan Sleman dan  Eniek S asal Ngaglik Sleman.

“Biasanya ada juga Bu Wisnu dari Miliran Yogya dan beberapa teman lain. Tapi saat ini Bu Wisnu sedang ada barengan acara, jadi tak bisa membuka stan bazar. Alhamdulillah, sebagian peserta pertemuan ada yang membeli beberapa jenis anggrek, bahkan yang sudah berbunga seperti dendro kriting dan dendro dragon,” ungkap Eniek. (Yan)

Read previous post:
SSB Bangunkerto Kampiun Piala Garuda Anak

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Sekolah Sepakbola (SSB) Bangunkerto Sleman U-12 keluar sebagai kampiun Piala Garuda Anak Nusantara 2020 yang berlangsung

Close