LAYANAN SATU PINTU KEMENAG TERINTEGRASI JSS-Daftar Nikah Jadi Semakin Lebih Mudah

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) – Masyarakat yang mengurus dokumen di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta semakin dimudahkan. Hal itu menyusul adanya integrasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kemenag dalam menu aplikasi Jogja Smart Service (JSS) milik Pemkot Yogyakarta.

“Layanan PTSP kami sinergikan dengan JSS, sehingga masyarakat akan dimudahkan dalam mengakses layanan di Kemenag. Bisa melalui telepon selular di aplikasi JSS,” kata Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, Nur Abadi usai peluncuran integrasi PTSP dan JSS, Rabu (8/1).

Ada 17 pelayanan PTSP Kemenag Kota Yogyakarta yang diintegrasikan ke JSS yakni pelayanan informasi dan konsultasi haji umroh, waris, zakat, wakaf keluarga, pelayanan pendaftran haji, pendaftaran online Kantor Urusan Agama (KUA) hingga pendaftaran online PPDB MAN 1 dan MAN 2 Yogyakarta. Masyarakat juga bisa mengakses pelayanan perizinan dan nonperizinan meliputi pelayanan persuratan, legalisasi dokumen, pengumpulan laporan bulanan, permohonan surat tugas, serta rekomendasi bantuan pembangunan.

“Masyarakat yang mau menikah bisa mendaftar nikah di KUA secara online. Jadi datang ke KUA hanya verifikasi dan penentuan jadwal hari-H,” tambahnya.

Dia mengatakan layanan PTSP Kemenag lahir sejak tahun 2017. Tapi selama ini belum terintegrasi dengan aplikasi pelayanan publik terpadu JSS milik Pemkot Yogyakarta. Dengan integrasi itu masyarakat bisa mengakses layanan Kemenag lewat aplikasi JSS lalu pilih menu PTSP Kemenag. Hanya diakuinya sementara ini belum semua jenis layanan PTSP bisa diakses melalui aplikasi JSS.

“Kami masih terus sempurnakan. Nantinya semua layanan Kemenag Yogyakarta bisa diakses melalui JSS,” ujar Nur.

Sementara itu Pelaksana Tugas Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Rakyat, Pemkot Yogyakarta, Sisruwadi mengatakan integrasi PTSP dengan JSS merupakan salah satu jawaban terhadap dinamika perkembangan zaman dan masyarakat. Selain itu menjadi bagian dari tuntutan pemerintah yang transparan, akuntabel dan bersih serta masyarakat yang semakin kritis.

“Pelayanan terpadu satu pintu Kemenag sejalan dengan pembangunan Yogya sebagai kota cerdas. Di mana masyarakat dimudahkan dengan layanan publik pemerintah,” ucap Sisruwadi. (Tri)

Read previous post:
Suara Mencurigakan di Ruangan Bos

HUJAN masih saja turun dengan derasnya. Suasana ruang kerja sudah sepi, karena memang sudah lewat jam kerja. Tinggal Kirno yang

Close