Budaya Memilah dan Menabung Sampah Perlu Didukung Danais

DANUREJAN (HARIAN MERAPI) – Memilah dan menabung sampah harus menjadi budaya mengingat perkiraan volume sampah di DIY saat ini sebanyak 600 ton dan dikelola dengan segala keterbatasan. Budaya ini pun perlu didukung dana keistimewaan.

Ketua Jejaring Olah Sampah Mandiri DIY, Bambang Suwerda mengatakan budaya memilah dan menabung sampah seharusnya sudah menjadi budaya tersendiri. “Tentu anggaran harus terkait dengan kebudayaan, apalagi di sini (Yogyakarta) banyak anggaran yang bisa untuk merubah mindset dari membakar uang menjadi memilah dan nabung sampah. Kan ada budayanya,” ungkapnya pada diskusi permasalahan sampah DIY, Selasa (19/11) di DPRD DIY.

Menurutnya, kebudayaan tidak melulu terkait seni saja namun pembentukan karakter dan perilaku terhadap budaya terkait permasalahan sampah juga penting. “Bukannya seni tidak penting, itu tetap penting, namun sebagian dana dapat juga dialokasikan untuk membenahi manusianya. Misal, dana Rp 50 juta untuk wayangan semalam suntuk bila dialokasikan untuk pengelolaan sampah bisa dapat macam-macam seperti bimtek dan lainnya,” paparnya.

Menurutnya, dana Keistimewaan DIY pada tahun 2020 yang akan datang sebanyak Rp 1,32 triliun untuk mengampu pada sektor kebudayaan, tata ruang, kelembagaan, pertanahan dan pengisian jabatan gubernur. Bambang berharap budaya terkait memilah dan menabung sampah dapat dimasukkan dalam salah satu unsur kebudayaan dalam hal ini pada alokasi dana keistimewaan (Danais).

Sementara Kabid Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Agus Priyanto mengatakan Rapergub pengurangan timbunan sampah sedang disusun. Edukasi terhadap masyarakat terkait pengelolaan sampah termasuk dalam salah satu bahasan. “Konsep pengurangan sampah sudah menjadi komitmen daerah sehingga sangat logis bila ditindaklanjuti dinas terkait berdasar Rapergub yang sedang disusun,” ungkapnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah juga sudah membuat tim percepatan pada penanganan dan upaya penjajakan serta mediasi terhadap hal itu. Terkait TPST Piyungan, pihaknya belum tahu apakah mengandeng investor atau tidak. (C-4)

Read previous post:
Jelang Pilkades Serentak, Polisi Awasi Judi dan Politik Uang

WONOSARI (MERAPI)-Berbagai upaya pengamanan dilakukan jajaran Polres maupun Kodim 0730 Gunungkidul menyambut proses pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan

Close