Pembiayaan CIMB Niaga Syariah Syariah Meningkat

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P Djajanegara (kanan) dalam diskusi bersama media di Yogya, Rabu (19/6). (Merapi-Sutriono)

YOGYA (MERAPI) – CIMB Niaga Syariah mencatatkan aset hingga Maret 2019 mencapai Rp 35,15 triliun atau meningkat 57,29 persen pada periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp 22,35 triliun. Pencapaian kinerja ini diperoleh dari meningkatnya pembiayaan yang tumbuh 61,1 persen menjadi Rp 28,04 triliun, sedangkan dana pihak ketiga meningkat 51,0 persen menjadi Rp 26,52 triliun.

“Dengan raihan tersebut, CIMB Niaga Syariah mampu membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 236,52 miliar dari periode yang sama tahun lalu,” kata Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P Djajanegara dalam diskusi bersama media di Yogya, Rabu (19/6).

Pandji mengutarakan, meski masih berbentuk unit umum Syariah, CIMB Niaga Syariah merupakan satu-satunya perbankan syariah di Indonesia yang mencatatkan Buku 4. Hal memungkinkan mengembangkan layanan usaha berbasis digital dan mengembangkan produk layanan lainnya berbasis syariah.

Menurut Pandji, pertumbuhan perbankan syariah belum bisa tumbuh signifikan seperti perbankan konvensional. Selain literasi dan edukasi yang rendah, lanjutnya, bank syariah masih kesulitan mendapatkan dana murah untuk mengembangkan usahanya dalam pembiayaan atau penyeluran dana pihak ketiga. Hal ini seharusnya perlu dukungan dan komitmen pemerintah dalam memberikan regulasi, insentif dan kemudahan kepada bank syariah.

“Kami sering terkendala dengan pembiayaan pembangunan pemerintah dengan skema syariah,” tambahnya.

Oleh sebab itulah, meski masih sebagai unit syariah pihaknya kini berfokus pada edukasi ‘Syariah First’ kepada nasabah dengan menyediakan layanan universal di Indonesia secara terpadu dengan induknya, yakni CIMB Niaga.

S&D Regional Head Jawa Tengah CIMB Niaga, Ting Ananta Setiawan mengatakan, ada perubahan transaksi yang dilakukan nasabah di Yogyakarta. Permaret 2019, terdapat 95,5 persen dari total transaksi nasabah dilakukan melalui layanan digital. Oleh sebab itulah CIMB Niaga menerapkan strategi dengan membuat digital lounge di Universitas Atma Jaya Yogyakarta sebagai penetrasi produk dengan segemen mahasiswa serta anak muda.

Tak hanya itu, lanjut Ananta, selama tiga tahun terakhir, CIMB Niaga Yogyakarta telah mengurangi empat kantor cabang untuk merespons perkembangan industri perbankan ke arah digital banking. (Son)

Read previous post:
Menyambut Azan yang Penuh Mukzizat

BERBAGAI kegiatan bermanfaat rutin digelar di kompleks kantor Yayasan AR Baswedan kawasan Timoho Yogya. Seperti halnya, baru-baru ini, digelar diskusi

Close