PIDATO ILMIAH DIES NATALIS KE-55 UNY-Perguruan Tinggi Diminta Kurangi Kesenjangan Pendidikan

Dies Natalis ke-55 UNY di GOR UNY. (MERAPI-NOOR RIZKA)

KONDISI pendidikan di Indonesia masih menunjukkan kesenjangan kualitas. Untuk mengatasinya , perguruan tinggi harus berkontribusi mengurangi kesenjangan itu dan mengakomodasi mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan kaum difabel, agar perguruan tinggi menjadi sumber harapan bagi mereka untuk memperoleh pendidikan lanjut.

“Pendidikan tinggi hendaknya memiliki komitmen yang kuat untuk menyelenggarakan pendidikan berkualitas tanpa belenggu dana dan pembiayaan,” kata Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng dalam Pidato Ilmiah Dies Natalis UNY ke-55, Selasa (21/5) di GOR UNY.

Lebih lanjut Panut Mulyono yang juga Rektor UGM itu menjelaskan, bahwa inovasi yang dilakukan dalam pengelolaan perguruan tinggi akan meningkatkan kualitas pendidikan di kampus. Misalnya, perguruan tinggi harus berkomitmen untuk peningkatan jumlah prodi terakreditasi unggul dan memperoleh akreditasi internasional. Selain itu, riset di perguruan tinggi juga harus diarahkan untuk mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berbasis pada kekuatan lokal dan wawasan global.

“Kerjasama riset antara perguruan tinggi dengan industri dan sektor lainnya juga perlu dilakukan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang tidak saja ahli di bidangnya tetapi juga memiliki kemampuan manajerial di berbagai bidang,” jelas Guru Besar Fakultas Teknik UGM tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNY Prof Dr Sutrisna Wibawa M.Pd mengatakan komitmen penyelenggaraan UNY yang berasaskan cita-cita kemajuan pendidikan dan komitmen untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, landasan pendidikan karakter dan inovasi tak terelakkan bagi UNY. Rektor berharap, UNY menjadi universitas yang mampu bermanfaat bagi masyarakat.

“Dalam menapaki tangga menuju world class university, UNY membutuhkan perjuangan dan kerja keras. UNY membuktikan kematangan dirinya sebagai universitas di Indonesia yang layak menuju kampus kelas dunia dengan berbagai inovasi dan capaian prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Kini, UNY berusaha menjadi kampus yang memimpin dengan berbagai inovasi yang dilahirkan, bersenyawa dengan Revolusi Industri 4.0 untuk menghasilkan nilai seperti yang diharapkan terwujud dalam Masyarakat 5.0. Inovasi-inovasi ini tampak dalam capaian karya ilmiah, HAKI, maupun produk inovasi, yang dihasilkan oleh civitas akademika. Dalam kesempatan ini, Rektor UNY menandatangani nota kesepahaman dengan Bupati Gunungkidul tentang kegiatan pelaksanaan pendidikan di luar domisili UNY di Gunungkidul. (Riz)

Read previous post:
TUNGGU PENETAPAN KONI DIY – Wawali Yogya Tinjau Venue Porda DIY

YOGYA (MERAPI) - Sebelum menggelar pesta akbar olahraga multieven dua tahunan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV-2019 bulan Oktober mendatang, Pemerintah

Close