BANGUN RUANG PUBLIK MODERN-Kridosono Bakal Dilengkapi Parkir Bawah Tanah

GONDOKUSUMAN (MERAPI) – Setelah penataan pedestrian kawasan Kotabaru rampung, kawasan Stadion Kridosono Yogyakarta juga akan dibenahi. Rencananya kompleks Kridosono akan ditata sebagai ruang publik modern yang dilengkapi parkir bawah tanah. Hingga kini rencana tersebut masih dimatangkan.

“Kawasan Kotabaru masih ada lagi yang akan ditata yakni di sekitar Stadion Kridosono. Yang sudah jadi rencana, nanti Kridosono tetap kami kembangkan jadi public space. Lapangan di stadion masih difungsikan sama. Tapi kami tata dan rencana bangun parkir bawah tanah,” kata Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Minggu (19/5).

Heroe menyampaikan, rencananya di atas bangunan parkir bawah tanah itu akan dikembangkan sebagi tempat publik untuk bekerja atau coworking space. Tapi belum dipastikan posisi lokasi tempat parkir bawah tanah itu. Pihaknya memastikan rencana pembangunan parkir bawah tanah di kompleks Kridosono tidak mengubah fungsi lapangan di stadion itu. Tapi dimungkinkan dalam penataan tersebut, gedung olahraga dan area kolam renang diubah.

“Potensi gedung olahraga diubah dan diganti di tempat lain. Ke depan misalnya di daerah Mancasan akan kami kembangkan gedung olahraga,” tambahnya.

Saat ini rencana penataan kompleks Kridosono itu masih dimatangkan dengan pihak-pihak terkait seperti Pemda DIY dan PT Ami sebagai pemilik dan pengelola beberapa aset di kompleks Kridosono. Dia menyebut aset Pemkot Yogyakarta di kompleks Kridosono hanya pada gedung olahraga dan area kolam renang. Sedangkan aset Kridosono milik Pemda DIY dan lapangan dikelola PT AMI.

“Belum dipastikan apakah kolam renang ditata sekalian atau tidak. Kami masih negosiasi dengan pihak-pihak terkait terutama mengenai anggarannya. Kalau bisa diselesaikan di 2019. Makanya kami kerja sama dengan provinsi karena bangunan di wilayah Kota Yogya tidak sepenuhnya kewenangan kota,” jelas Heroe.

Dia menyatakan ke depan juga ada penataaan di sekitar Terban terkait pembangunan pasar ekonomi kreatif wilayah Yogya Utara. Untuk tahun ini penataan kawasan Kotabaru juga dilanjutkan yakni pembangunan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman sisi barat. Tahun depan, lanjutnya, penataan pedestrian diharapkan bisa dilanjutkan di Jalan Sudirman sisi timur.

Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Yogyakarta kini tengah mempersiapkan penyusunan dokumen analisis dampak lingkungan (Amdal) Kawasan Kotabaru. Sebelumnya Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Yogyakarta, Hari Setya Wacana mengatakan selama ini kawasan Kotabaru belum memiliki amdal kawasan. Dia mengutarakan, dalam dokumen amdal kawasan Kotabaru nantinya akan lebih jelas jika dilakukan penataan kawasan atau ada kegiatan fisik maka diperlukan dokuman lingkungan apa saja.

“Dokumen amdal kawasan ini menjadi acuan dokumen lingkungan dalam pengembangan penataan kawasan Kotabaru. Misalnya kalau ada penataan pedestrian atau jika ada rencana penataan Kridosono,” kata Hari. (Tri)

Read previous post:
Harga Bawang Putih Mulai Turun

YOGYA (MERAPI) - Harga bawang putih yang sempat meroket hingga Rp 60.000/kg-Rp 70.000/kg, sudah turun dalam beberapa hari ini. Para

Close