Hobi Bersepeda Tambah Saudara

Dwi (tengah) saat melihat-lihat koleksi Polygon Xtrada. (MERAPI-SULISTYANTO)

HOBI bersepeda mampu memberi banyak manfaat, bukan hanya terkait kesehatan badan. Tapi juga untuk menyalurkan hobi. Apalagi ketika sesama penggemar bersepeda bergabung dalam suatu komunitas bisa menambah persaudaraan.

Hal ini seperti dijelaskan penghobi sepeda Dwi Riyanto asal Grogol Seyegan Sleman. Dia bahkan bergabung dalam tiga komunitas sepeda, yakni Polygon Xtrada Rider (PXR), Pitnik dan Federal Jogja (Fejo).

Menurutnya ada beberapa manfaat yangdirasakan dengan hobi bersepeda, misalnya mendukung kesehatan atau kebugaran badan, bagian dari refreshing, melatih sabar serta wisata murah meriah.

“Tak kalah penting bisa menambah teman atau saudara jika bergabung dalam komunitas,” ujar Dwi, Selasa (26/2).

Dia menuturkan Ketika bersepeda atau gowes sampai jarak jauh bisa menemukan pengalaman baru termasuk melihat pemandangan menarik. Tak jarang juga bisa bertemu masyarakat dengan beragam latar belakang ekonomi, sehingga termasuk bagian dari mengasah kepedulian sosial.

“Dengan rutin bersepeda bisa mendapatkan manfaat bagi fisik maupun non-fisik. Orang luar negeri pun banyak yang senang memiliki hobi bersepeda. Salah satu buktinya ketika berwisata ke Indonesia, sering mencari paket wisata bersepeda. Desa wisata Grogol di tempat saya maupun desa wisata di beberapa tempatnya teman bisa menerima wisatawan mancanegara untuk wisata sepeda,” terangnya.

Khususnya di komunitas PXR, ia mempunyai teman gowes yang juga sebagai dealer resmi Polygon, yakni Pedro Del Rohman. Ketika ada type Xtrada terbaru maupun aneka aksesoris pendukungnya selalu diinfokan. Kecintaannya pada Xtrada antara lain nyaman, kuat, enteng dan purna jualnya masih tinggi.

“Setelah lama dipakai biasa ada keinginan ganti sepeda yang baru. Khususnya Polygon sampai saat ini saya masih senang pada Xtrada dengan berbagai keunggulannya, ditambah lagi ada komunitasnya,” ucap Dwi saat ditemui ketika melihat-lihat Xtrada di dealer resmi Polygon Pedro’s Pit Shop kawasan Jalan Godean Sleman.

Marketing Polygon dari Sidoarjo Jemmy Gunawan yang berada di dealer tersebut menyebutkan, Polygon dengan dari harga Rp 1,7 sampai Rp 7 juta perunit termasuk cukup banyak digemari konsumen. Xtrada termasuk di dalamnya dan tingkat penjualan di Yogyakarta cukup tinggi. Baik dealer yang ada di kota maupun daerah pinggiran.

“Masyarakat yang gemar bersepeda semakin banyak, menjadikan alasan tersendiri kami mempunyai dealer-dealer resmi di pinggiran. Tak hanya di kota saja. Buktinya dealer di pinggiran seperti di Sleman,Gunungkidul dan Muntilan tingkat penjualannya tak kalah dengan yang dikota,” urai Jemmy.

Dia menyebut ada pula sepeda dengan harga Rp 50 juta ke atas. Dia menjelaskan bahan untuk jenis sepeda mahal, mengunakan kerangka karbon yang dikenal lebih kuat dan enteng. Jika terbuat dari aluminium juga dikenal enteng, namun tak sekuat karbon. “Konsumen biasanya inden dahulu, sebab di dealer belum tentu ada stoknya,” imbuhnya. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
JNE Yogya Garap Komoditas Kiriman Ikan

SLEMAN (MERAPI) – JNE Yogyakarta menangkap peluang baru dengan menggarap bisnis komoditas pengiriman ikan. Sejak awal 2018, JNE banyak melakukan

Close