TMMD Kodim Yogya, Bangun Talut Hingga Bedah Rumah Warga Pandeyan

Prajurit Kodim Yogyakarta memperbaiki rumah warga Pandeyan.
Prajurit Kodim Yogyakarta memperbaiki salah satu rumah warga Pandeyan.

UMBULHARJO (MERAPI) – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali digelar tahun ini dengan menyasar Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta mulai 4 April-3 Mei 2018. TMMD Reguler ke-101 yang dilaksanakan Kodim 0734/Yogyakarta tersebut lebih besar karena berskala nasional.

“Pandeyan dipilih berdasarkan masukan dari masyarakat. Selama ini Pandeyan sering terjadi longsor karena bantaran Sungai Gajah Wong belum ditalut,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0734 Letnan Kolonel Rudi Firmansyah, Kamis (22/3).

Kegiatan TMMD Regular ke-101 dalam bentuk fisik berupa pembangunan talut, bronjong sepanjang 8 meter di bantaran Sungai Gajah Wong, pembuatan kamar mandi cuci kakus (MCK), perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 10 unit, rehab Balai RW dan sekolah. Sedangkan kegiatan non fisik di antaranya penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat, kesehatan, pengobatan dan pelatihan keterampilan.

“Sudah ada lima unit RTLH yang dibangun. Sebagian RTLH itu ditempati orang-orang yang sudah berusia lanjut sepeti janda. Denga TMMD ini tujuannya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur,” paparnya.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Rudi Firmansyah saat memberikan keterangan terkait TMMD Reguler ke-101.  (MERAPI-TRI DARMIYATI)
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Rudi Firmansyah saat memberikan keterangan terkait TMMD Reguler ke-101.  (MERAPI-TRI DARMIYATI)

Dalam kegiatan TMMD Reguler ke-101 menggunakan anggaran Rp 876 juta dari APBD 2018 Kota Yogyakarta, Rp 100 juta dari APBD Pemda DIY dan TNI Rp 367 juta. Kegiatan TMMD berskala nasional tersebut berkerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ditegaskan, kegiatan TMMD juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan rasa berbangsa dan bernegara. Termasuk kebersamaan prajurit TNI dan masyarakat. “Kebersamaan kemanunggalan TNI dan masyarakat itu secara nyata. Posisi TNI rawan, dengan TMMD diharapkan dapat mendorong membentuk masyarakat yang tangguh,” tambah Letkol Rudi.

Sementara itu Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyambut baik kegiatan itu karena mendukung percepatan pembangunan. “Kegiatan ini adalah wujud kebersamaan TNI dan masyarakat. Ini upaya mempercepat pembangunan. Dengan pelibatan masyarakat harapannya bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat bertambah,” tandas Heroe.

Sudiyono warga Pandeyan RT 40/10, merasa sangat beruntung dan tak pernah menyangka jika rumahnya menjadi salah satu yang direnovasi. Ia tak henti-tentinya mengucap syukur atas dipilihnya tempat tinggal yang ditempatinya selama puluhan tahun tersebut bisa direnovasi tentara.  (Tri/Fin)

Read previous post:
MULAI MENGGELIAT DI BANTUL – Pelaku Bisnis Fashion Kejar Dukungan CSR

IMOGIRI (MERAPI) - Pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Bantul tengah bangkit. Salah satunya adalah bisnis fashion dimana data Dinas Industri,

Close