Grebeg Bakpia Digelar Besok, Ada 10.000 Bakpia yang Bisa Dirayah Warga

Warga Kampung Pathuk Ngampilan saat memberikan keterangan mengenai kegiatan Merti Bakpia. (MERAPI-TRI DARMIYATI)
Warga Kampung Pathuk Ngampilan saat memberikan keterangan mengenai kegiatan Merti Bakpia. (MERAPI-TRI DARMIYATI)

UMBULHARJO (MERAPI) – Kegiatan Merti Bakpia atau Grebeg Bakpia kembali diadakan tahun ini di sentra bakpia Pathuk Kelurahan Ngampilan Yogyakarta pada Sabtu (20/10). Ada 10 ribu lebih bakpia yang akan dibagikan gratis dan bisa diperebutkan masyarakat dalam kegiatan itu.

“Ada lima gunungan dari susunan bakpia yang akan dikirab dalam kegiatan Merti Bakpia. Gunungan lanang, wedok dan tiga anakan gunungan,” kata Panitia Merti Bakpia Aris Dewnanto dalam jumpa pers di Balaikota, Kamis (18/10).

Dia menyebut untuk gunungan lanak dan wedok terbuat dari susunan sekitar 6.000 bakpia. Sedangkan tiga gunungan anak tersusun dari sekitar 4.000 bakpia. Selain itu ada sekitar 3.000 bakpia yang akan dibagikan gratis ke masyarakat yang menonton selama proses kirab Merti Bakpia.

Menurut pengurus Kelompok Koperasi Bakpia Sumekar di Pathuk, Anastasia Suryani bakpia untuk kegiatan Merti Bakpia dibuat oleh para pelaku UMKM bakpia yang terbagi dalam beberapa kelompok. Diakuinya tidak ada kendala untuk membuat bakpia dalam jumlah banyak itu.

“Kami didukung anggaran untuk pembuatan bakpia untuk beli bahan dan dibikin sendiri. Saat ini proses pembuatan bakpia sudah mulai dilakukan,” ujar Suryani.

Merti bakpia diadakan sejak tahun 2012 untuk mengenalkan bakpia lebih luas ke masyarakat. Saat ini ada sekitar 170 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang memproduksi bakpia di Kampung Pathuk Ngampilan. Bakpia yang semula hanya memiliki rasa kacang hijau kini pun telah berkembang dengan beragam rasa, seperti kumbu hitam, ubi ungu dan capucino.

“Lewat kegiatan Grebeg Bakpia ini kami ingin menegaskan sentra bakpia tetap di Pathuk Ngampilan. Meskipun kini bakpia berkembang di manapun, tapi pasti memakai nama Bakpia Pathuk,” terang Camat Ngampilan Ananta Wibowo.

Sementara itu Ketua Rintisan Kelurahan Budaya Ngampilan Kusmantoro menyampaikan tahun ini Merti Bakpia mengambil tema sinergi potensi kuliner umkm dan seni budaya. Oleh sebab itu kirab Merti Bakpia akan diiringi oleh bregodo dan kesenian dari 13 RW di Ngampilan. Usai dikirab melintasi beberapa ruas jalan sekitar Patuk, gunungan akan diperebutkan di Jalan KS Tubun.

“Yang beda tahun ini kirab juga akan menampikan fesyen batik ecoprint karya warga. Kegiatan akan diadakan sore hari diawali dengan kirab gunungan bakpia dan dimeriahkan kesenian warga,” ujar Kusmantoro. (Tri)

Read previous post:
UKM JUCO 2018, Ajang Bangun Jejaring Kolaborasi

USAHA Kecil Menengah (UKM) di Yogyakarta memiliki potensi yang beragam dan cukup banyak jumlahnya. Mulai dari kerajinan hingga kuliner kekinian

Close