Hetty Andika Perkasa Borong Bambu Perajin Keranjang

MERAPI-Zaini Arrosyid
Hetty Andika Perkasa saat menawar bambu milik Mario (80) warga Kaloran

TEMANGGUNG (MERAPI) – Entah mimpi apa di malam sebelumnya. Dagangan bambu milik Mario (80) warga Dusun Janggleng Desa Telogowungu, Kaloran, Temanggung diborong seluruhnya dengan nilai penjualan Rp 10 juta, Senin (6/7). Padahal ia memita harga Rp 400 ribu untuk sekitar 25 lonjor bambu bahan keranjang tembakau dan setelah tawar menawar dengan pembelinya sepakat Rp 400 ribu.

” Saya tidak tahu siapa pembelinya. Tadi seorang ibu yang dikawal dengan banyak tentara. Bambu dibeli Rp 10 juta, padahal sepakat Rp 400 ribu. Saya sangat untung, saya berterimakasih atas kemurahan hati ibu itu,” kata Mario pada wartawan usai pembelinya itu berlalu, Senin Sore.

Dia mengatakan istrinya, mbah Bawon (70) yang sakit kakinya, diberi tongkat untuk membantu jalan. Selain itu juga diberi bingkisan berupa sembako, dompet dan uang belanja.

Ibu tersebut, katanya, masuk ke rumahnya dengan sopan selanjutnya berbincang layaknya saudara. Dia menanyakan kesehatan, keseharian dan pekerjaan, yang kemudian membeli bambu bahan keranjang tembakau yang teronggok di depan rumah.

Mario tidak menyangka jika yang datang membeli bambu itu adalah istri Kasad Jenderal Andika Perkasa, Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati Hendropriyono.

” Saya baru tahu dari wartawan kalau yang membeli bu Kasad, bu Hetty. Saya sangat berterimakasih. Semoga keselamatan, kesehatan dan limpahan berkah pada Bu Hetty keluarga dan TNI,” kata pria yang juga perajin keranjang tembakau itu.

Rombongan Hetty sapaan Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati Hendropriyono tiba di Dusun Janggleng Desa Tlogowungu sekitar pukul 15.00 WIB untuk menggelar baksos. Ia didampingi keluarga Persit Kartika Candra Kirana dari Kodam IV Diponegoro, Korem 072 Pamungkas dan Kodim 0706 Temanggung.

Ia kemudian masuk Vihara Dharma Surya yang ada di dusun tersebut untuk menyapa anak-anak warga setempat. Selain itu menyerahkan bingkisan berupa sembako. Di tempat tersebut ia didoakan oleh ummat Budha untuk keselamatan kesehatan dan keselamatan.

Usai dari vihara lantas menyapa dan berbincang dengan warga sekitar dan membagikan bingkisan, salah satunya masuk di rumah Mario.

Pada warga, Hetty menyampaikan pentingnya toleransi, berbagi dan saling membantu di masa pandemi virus Corona. Warga juga jangan sampai menyerah, terus berjuang untuk hidup yang lebih baik dan mematuhi protokol kesehatan sehingga Covid-19 segera berlalu.

” Semoga Covid-19 segera berlalu dan kita dapat cara-cara yang baru yang membiasakan kebersihan dan kesehatan, Jangan menyerah kita berjuang bersama,” kata dia. (Osy)

Read previous post:
Ribuan Portal di Surabaya & Fenomena Meningkatnya Corona

JIKA di banyak daerah, fenomena kampung-kampung di Portal jalan masuknya adalah sesuatu yang baru…kecuali untuk perumahan-perumahan elite, di mana jalan

Close