• Rabu, 30 November 2022

Duka Pele untuk tragedi Kanjuruhan Malang

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 08:50 WIB
Suporter sepak bola meletakkan atribut Arema saat mengikuti doa bersama bagi korban Tragedi Kanjuruhan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (3/10/2022).  (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Suporter sepak bola meletakkan atribut Arema saat mengikuti doa bersama bagi korban Tragedi Kanjuruhan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (3/10/2022). (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

HARIAN MERAPI - Legenda tim nasional Brazil Pele mengungkapkan duka mendalam untuk tragedi Kanjuruhan Malang.

Pele mengungkapkan bahwa kekerasan tak mempunyai tempat dalam olahraga saat ia menanggapi tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang, termasuk di antaranya 32 anak-anak.

“Pekan ini, kita menyaksikan salah satu bencana terbesar dalam sejarah sepak bola. Ada 32 anak-anak dari 125 orang yang meninggal dunia,” kata Pele dalam sebuah unggahan melalui media sosialnya, Selasa (4/10/2022), seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Pengakuan PSSI yang tak memprediksi bakal terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

“Kekerasan tak punya tempat dalam olahraga. Tidak ada kekecewaan dari kekalahan yang dapat membenarkan kita kehilangan cinta kasih kepada sesama manusia. Olahraga seharusnya menjadi wujud cinta,” lanjutnya.

Tragedi Kanjuruhan yang membuat sedikitnya 125 orang meninggal dunia itu saat ini sedang dalam investigasi oleh tim pencari fakta yang dibentuk pemerintah dan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud MD.

Presiden Joko Widodo meminta tim pencari fakta dapat menuntaskan tugasnya dalam kurun waktu satu bulan.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan. Ada perbedaan data jumlah korban meninggal, Polri 'kekeuh' di angka 125

Sementara itu, PSSI telah memutuskan untuk memberhentikan sementara seluruh kompetisi Liga 1 musim 2022/2023 hingga waktu yang tidak dapat ditentukan sembari menunggu hasil investigasi insiden di Stadion Kanjuruhan. Sedangkan Liga 2 Indonesia ditangguhkan selama dua pekan dimulai Senin (3/10).

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X