• Rabu, 5 Oktober 2022

Irjen Pol Ferdy Sambo mengaku sebagai aktor utama tewasnya Brigadir J

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 19:55 WIB
Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik (tengah) saat memberikan keterangan pers, di Mako Brimob, Depok, Jumat (12/8/2022) malam.  (ANTARA/Fauzi Lamboka)
Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik (tengah) saat memberikan keterangan pers, di Mako Brimob, Depok, Jumat (12/8/2022) malam. (ANTARA/Fauzi Lamboka)

JAKARTA, harianmerapi.com - Kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J semakin terang benderang.

Apalagi sejumlah saksi dan pelaku sudah memberikan kesaksiannya dan mengarah ke Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai pelaku utama persitiwa tersebut.

Ferdy Sambo sendiri, kata Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik, sudah mengakui sebagai aktor utama dalam kasus tewasnya Brigadir J.

Baca Juga: Indonesia bisa jadi produsen kendaraan listrik, ini syaratnya menurut Pakar

"Pengakuan FS bahwa dia adalah aktor utama," kata Taufan Damanik, saat memberikan keterangan pers, di Mako Brimob, Depok, Jumat (12/8/2022) malam.

Dia menjelaskan FS mengakui sejak awal telah melakukan langkah-langkah untuk merekayasa dan mengubah atau mendisinformasi beberapa hal, sehingga konstruksi awal kasus itu adalah tembak-menembak.

"Dia (FS) mengakui jika bersalah dalam merekayasa kasus itu, dan mengaku paling bertanggung jawab," ujarnya.

Menurut Taufan, Sambo juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak dan masyarakat Indonesia atas tindakannya tersebut.

Ferdy Sambo diperiksa pada satu ruang khusus oleh Komnas HAM sejak pukul 15.00 WIB. Selain Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik, hadir pula dua komisioner lainnya yakni Mohammad Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara.

Baca Juga: Memicu polemik di Indonesia, Kuasa Hukum : Ferdy Sambo secara tulus minta maaf

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur minta maaf

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:40 WIB
X