• Rabu, 17 Agustus 2022

Menpora Wajibkan Tim Basket Indonesia Lolos Delapan Besar Piala FIBA Asia 2022

- Kamis, 23 Juni 2022 | 22:40 WIB
Menpora Zainudin Amali jumpa pers setelah rapat terbatas bertema Persiapan Penyelenggaraan Piala Dunia Bola Basket FIBA Tahun 2023 yang dipimpin Presiden Jokowi di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (18/2/2020).  (ANTARA/Hanni Sofia)
Menpora Zainudin Amali jumpa pers setelah rapat terbatas bertema Persiapan Penyelenggaraan Piala Dunia Bola Basket FIBA Tahun 2023 yang dipimpin Presiden Jokowi di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (18/2/2020). (ANTARA/Hanni Sofia)

JAKARTA, harianmerapi.com - Tim basket Indonesia mendapatkan bagus saat uji coba melawan tim-tim NBL1– liga bola basket semi-profesional yang berada satu level di bawah liga profesional NBL Australia.

Andakara Prastawa Dhyaksa dkk mampu mengantongi tujuh kemenangan dari 10 gim yang telah dimainkan selama uji coba di Australia.

"Tentu kesiapan kita akan berujung kepada kesuksesan, pertama sukses penyelenggaraan, sukses yang kedua adalah sukses prestasi tim nasional kita, artinya timnas harus bisa lolos ke Piala Dunia FIBA," katanya.

Baca Juga: Para Senator Berkumpul di UMY dalam Rangka Uji Sahih RUU Tentang Pemerintahan Digital

Ketua Umum PB Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Danny Kosasih menambahkan sepulang dari Australia, timnas Indonesia sudah dinanti dua laga kualifikasi Piala Dunia FIBA window ketiga untuk melawan Arab Saudi pada 1 Juli, sebelum berjumpa Yordania pada 4 Juli di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Jadi, saya kira tim nasional kita sudah siap untuk masuk ke FIBA kualifikasi maupun persiapan untuk FIBA World Cup nanti," jelasnya.

Senyampang dengan itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mewajibkan tim nasional bola basket putra Indonesia lolos delapan besar Piala FIBA Asia 2022 sehingga dapat tampil di Piala Dunia 2023 di depan publik sendiri.

Baca Juga: PSS Sleman Versus PSIS Semarang di Piala Presiden 2022 Jadi Ajang Pembuktian Dua Pelatih

"Pesannya sih sederhana, mereka harus menang sebab kalo tidak menang kita tidak bermain di Piala Dunia. Masa kita hanya jadi penyelenggara, kan menyedihkan," kata Zainudin dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Zainudin mengatakan bola basket Indonesia seharusnya bisa bersaing dengan tim-tim lainnya di Asia berkaca dari hasil timnas dalam laga uji coba di Australia.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X