• Kamis, 6 Oktober 2022

Begini Cara Greysia Polii Merayakan Perpisahan sebagai Atlet

- Minggu, 12 Juni 2022 | 14:45 WIB
Dokumentasi - Pebulutangkis ganda putri peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii berpose setiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (4/8/2021).  (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Dokumentasi - Pebulutangkis ganda putri peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii berpose setiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (4/8/2021). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

JAKARTA, harianmerapi.com - Pebulu tangkis Greysia Polii merayakan perpisahan sebagai atlet dengan cara yang berbeda.

Pasangan Apriyani Rahayu tersebut menggelar sebuah pertandingan eksibisi yang diramaikan 18 atlet ternama di Istora Senayan Jakarta, Minggu (12/6/2022).

Dalam acara bertajuk "Greysia Polii: Testimonial Day", pebulu tangkis yang mengakhiri statusnya sebagai atlet di usia 34 tahun ini menyempatkan beraksi untuk terakhir kalinya dalam pertandingan amal.

Dana yang terkumpul dari kegiatan ini disumbangkan kepada dua yayasan kemanusiaan.

Baca Juga: Kris Wu Didakwa Melakukan Pemerkosaan, Terancam Hukuman 3 Hingga 10 Tahun

Acara perpisahan Greysia diawali dengan penampilan penyanyi Raisa yang membawakan tiga buah lagu pembuka, dilanjutkan dengan pidato sambutan oleh Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali.

Tak lama kemudian, pertandingan pun dimulai dengan menyajikan tiga gim dengan format berbeda. Pada gim pertama dimainkan 3vs3 antara Tim A dan Tim B yang masing-masing mengenakan kaos berwarna putih dan hitam.

Tim A diisi oleh Greysia Polii/Anthony Sinisuka Ginting/Hendra Setiawan, sedangkan tim B diwakili Jonatan Christie/Wang Chi Lin/Tai Tzu Ying.

Baca Juga: Film Ngeri-ngeri Sedap' Banyak Mendapatkan Apresiasi, Luhut : Bukan Film Kacangan

Permainan kedua tim berlangsung seru dan sesekali diwarnai aksi menghibur yang dilakukan oleh peserta, misalnya saat Jonatan keluar lapangan untuk sekedar bersandar di tiang kursi wasit atau Tzu Ying yang melakukan pengembalian dengan posisi jongkok di depan net.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi Kanjuruhan satukan suporter di Jogja

Rabu, 5 Oktober 2022 | 12:30 WIB

Duka Pele untuk tragedi Kanjuruhan Malang

Rabu, 5 Oktober 2022 | 08:50 WIB

Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur minta maaf

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:40 WIB
X