• Jumat, 27 Mei 2022

Samuel Balinsa Gagal Merumput di Liga 2 Thailand Gara-gara Kesalahan Lampang FC

- Selasa, 11 Januari 2022 | 06:30 WIB
Sekjen PSSI Yunus Nusi  (ANTARA/Arumanto)
Sekjen PSSI Yunus Nusi (ANTARA/Arumanto)

JAKARTA, harianmerapi.com - PSSI menyatakan kegagalan transfer pesepak bola asal Papua, Samuel Balinsa ke klub Liga 2 Thailand, terjadi karena kesalahan dari Lampang FC.

Dikutip dari keterangan PSSI di Jakarta, Selasa (11/1/2021), Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyebut bahwa pihak Lampang FC-lah yang gagal menuntaskan "Transfer Matching System" (TMS).

PSSI, menurut Yunus, tidak bisa mengeluarkan Sertifikat Transfer Internasional (International Transfer Certificate/UTC) tanpa adanya TMS. TMS seharusnya dilaporkan terlebih dahulu ke Federasi Sepak Bola Thailand lalu diteruskan ke PSSI untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Wasit Liga 3 Romi Daeng Rewa Dikeroyok Hingga Babak Belur, 6 Pemain PS Nene Mallomo Jadi Tersangka

"ITC hanya bisa dikeluarkan setelah Lampang FC setelah melakukan proses Transfer Matching System (TMS), kemudian dikirimkan ke PSSI. Kami sampai detik ini tidak pernah menerima itu. Jadi bagaimana kami mau mengeluarkan ITC?" ujar pria asal Gorontalo itu.

Yunus Nusi pun menolak jika ada pihak yang menuding PSSI sebagai biang keladi gagalnya perpindahan Samuel ke Lampang FC.

Tuduhan itu mengalir deras terutama melalui media sosial.

Baca Juga: Liga 3 Banyak Pengeroyokan Wasit Hingga Pemain Meninggal, Pengamat Sepakbola Minta Jokowi Tinjau Izin

"Jangan menyalahkan PSSI. Bukan PSSI menghambat atau menghalang-halangi sang pemain. Semua itu ada aturan dan administrasinya," tutur Yunus.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSG Tertarik Gunakan Jasa Pep Guardiola

Rabu, 25 Mei 2022 | 07:20 WIB
X