• Jumat, 27 Mei 2022

Kalah di Final Indonesia Masters 2021, Marcus Akui Kecepatan dan Kekuatan Ganda Jepang, Ini Penjelasannya

- Minggu, 21 November 2021 | 16:57 WIB
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) dan Marcus Fernaldi Gideon. (ANTARA FOTO/Humas PBSI)
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) dan Marcus Fernaldi Gideon. (ANTARA FOTO/Humas PBSI)

NUSA DUA,harianmerapi.com- Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kalah di babak final Indonesia Masters 2021 kontra Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Marcus mengakui keunggulan ganda putra Jepang itu.

Saat dijumpai setelah pertandingan, ganda putra peringkat satu dunia ini merasakan tekanan dari Hoki/Kobayashi saat gim dimulai sehingga mereka kesulitan untuk menyetel tempo permainan.

"Dari awal kami tertekan, mereka langsung bermain sangat cepat di gim pertama," kata Marcus soal pertandingannya di Nusa Dua, Bali, Minggu (21/11/2021).

Baca Juga: An Se Young Juara Indonesia Master 2021, Anak Ajaib Penakluk Pemain Top Dunia

Berdasarkan penuturannya, gim kedua menjadi titik balik bagi Kevin/Marcus untuk membalikkan keadaan dengan memainkan strategi yang berbeda. Upaya ini terbukti sukses dan bisa mencetak skor 21-13 setelah tertinggal 11-21 di gim pertama.

Namun usaha Kevin/Marcus kembali menemui jalan terjal di gim ketiga, karena ganda putra peringkat 10 asal Jepang ini sudah bisa menyesuaikan permainan dan menjegal setiap serangan Minions.

"Di gim kedua kami sudah bisa menyesuaikan kecepatan dan bisa main lebih enak. Tapi di gim ketiga sebenarnya bisa mengimbangi dan bisa unggul, ya, tapi tetap terkejar pas akhir pertandingan," cerita Marcus.

Baca Juga: The Minions Maju Babak 8 Besar Indonesia Master 2021, Kevin Sanjaya: Juara Nanti Dulu yang Penting Main Enjoy

Minions mengakui hari ini mereka menghadapi lawan yang bermain lebih bagus dan mengalami perubahan drastis dibandingkan dengan pertemuan terakhir mereka dua tahun lalu sebelum pandemi.

"Mereka memang mainnya sangat bagus jika dibandingkan (pertemuan) sebelum COVID. Sekarang mereka mengalami perubahan yang besar, misalnya dari tekanan serangan yang lebih kuat. Terutama yang kidal (Yugo Kobayashi) pukulannya lebih kencang," ungkap Marcus.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSG Tertarik Gunakan Jasa Pep Guardiola

Rabu, 25 Mei 2022 | 07:20 WIB
X