• Rabu, 8 Desember 2021

DKI Jakarta Izinkan Kegiatan Olahraga di GOR dengan Kapasitas 50 Persen

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:46 WIB
Warga berjalan di GOR Sekda Saefullah, Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (16/9/2021). Gelanggang Olahraga (GOR) di Rorotan itu resmi memiliki nama GOR Sekda Saefullah sebagai bentuk kenangan atas kontribusi panjang almarhum mantan Sekda DKI Jakarta Saefullah semasa hidupnya.  (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Warga berjalan di GOR Sekda Saefullah, Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (16/9/2021). Gelanggang Olahraga (GOR) di Rorotan itu resmi memiliki nama GOR Sekda Saefullah sebagai bentuk kenangan atas kontribusi panjang almarhum mantan Sekda DKI Jakarta Saefullah semasa hidupnya. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

JAKARTA, harianmerapi.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membolehkan kegiatan olahraga bersama di dalam Gelanggang Olahraga (GOR) dengan kapasitas 50 persen selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua.

"Pada masa PPKM level dua ini, GOR sudah bisa dipakai sesuai aturan dalam Surat Keputusan Kepala Dispora Nomor 101 Tahun 2021," demikian pernyataan Dispora DKI Jakarta dikutip dari laman Instagram disporadkijkt di Jakarta, Minggu (24/10/2021).

Salah satunya yang dibolehkan adalah kegiatan di GOR sepatu roda atau Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA) Sunter, Jakarta Utara.

JIRTA Sunter menjadi salah satu faktor pendukung utama bagi kesuksesan yang diraih kontingen sepatu roda DKI Jakarta dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Dengan PPKM level dua maka JIRTA sudah bisa dipakai oleh seluruh klub sepatu roda yang ada di DKI Jakarta.

Tak hanya sepatu roda dan kegiatan olahraga dalam ruangan GOR saja, tapi semua kegiatan olahraga di area terbuka DKI Jakarta pun sudah dibolehkan dilakukan masyarakat yang sudah vaksinasi Covid-19 dengan melaksanakan protokol kesehatan serta kapasitas maksimal 50 persen.

Baca Juga: Bantu Warga Kekeringan, Satlantas Polres Sukoharjo Salurkan Bantuan Air Bersih

"Selama masa PPKM level dua ini, masyarakat dapat melakukan kegiatan olahraga di area terbuka dan tertutup dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan serta memiliki sertifikat vaksin dan dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen," tulis akun Instagram disporadkijkt.

Adapun protokol kesehatan yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (5M) secara ketat.

Kepada seluruh pengguna fasilitas olahraga wajib dilakukan pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh dan menunjukkan sertifikat vaksin yang telah dibuktikan melalui aplikasi PeduliLindungi.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peta Kekuatan Pesaing PSIM di Babak 8 Besar Liga 2

Senin, 6 Desember 2021 | 10:15 WIB

Kapten PSIM Ungkap Resep Lolos Babak 8 Besar Liga 2

Minggu, 5 Desember 2021 | 21:50 WIB

BOSA All Crack Tundukkan PS Jambu Luwuk

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:15 WIB
X