• Selasa, 26 Oktober 2021

Piala Thomas, Indonesia Siapkan Strategi Jitu Hadapi Taiwan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:11 WIB
 Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting usai menang atas tunggal Guatemala Kevin Cordon dalam perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8/2021). Anthony menang dan meraih medali perunggu dengan skor 21-11, 21-13.  (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting usai menang atas tunggal Guatemala Kevin Cordon dalam perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8/2021). Anthony menang dan meraih medali perunggu dengan skor 21-11, 21-13. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)



JAKARTA, harianmerapi.com - Skuad Garuda tengah menyiapkan strategi jitu menghadapi Taiwan dalam pertandingan penyisihan terakhir Grup A Piala Thomas yang digelar pada Rabu, mulai pukul 13.30 WIB.

Hal ini disampaikan manajer tim Indonesia Eddy Prayitno dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (13/10/2021).
Pada dua laga penyisihan sebelumnya di Grup A, Indonesia memetik kemenangan 5-0 atas Aljazair, serta 3-2 atas Thailand.

“Tidak mudah memang menghadapi Taiwan yang didukung peraih emas ganda putra Olimpiade (Lee Yang/Wang Chi Lin). Di sana juga ada pemain tunggal Chou Tien Chen. Meski begitu, kita harus kerja keras dan menerapkan strategi yang tepat untuk mengalahkan mereka,” kata Eddy.

Baca Juga: Momen Langka, Bunga Bangkai Mekar Sempurna di Kebun Raya Cibodas

Sementara itu, Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky mengatakan menghadapi Taiwan, strategi penyusunan pemain dan taktik permainan di tengah lapangan harus tepat, baik dari sektor tunggal maupun ganda, harus bisa bermain maksimal menyumbangkan poin.

Ia menambahkan dengan jenis shuttlecock yang lambat, ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk menembus kekuatan dan kecepatan Lee Yang/Wang Chi Lin.

“Dengan bola yang lambat, tidak mungkin lawan akan terus mengandalkan kekuatan dan kecepatan. Oleh karena itu, strategi permainan pasangan ganda yang akan kita mainkan harus bisa meredam dan mengajak main lambat. Serangan-serangan Lee/Wang tentu tidak secepat seperti di Olimpiade Tokyo,” ujar Rionny.

 Baca Juga: Turnamen PUBG Mobile PMPL SEA Season 4 Sudah Dimulai, Berikut Jadwal Lengkapnya


Untuk mengalahkan Taiwan, menurut dia, para pemain juga harus memiliki semangat tempur yang tinggi.

"Harus berjuang maksimal, semangat, ulet, sabar dan siap capek. Selain itu, harus tahu kapan bertahan dan kapan menyerang balik, harus tepat momentumnya. Yang tidak kalah penting, yaitu harus siap adu mental," papar Rionny.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Quartararo Kunci Gelar Juara Dunia

Minggu, 24 Oktober 2021 | 20:40 WIB
X