• Jumat, 22 Oktober 2021

Persekat dan Kalteng Putra Terancam Tak Bisa Main di Liga 2

- Senin, 20 September 2021 | 22:11 WIB
Tangkapan layar Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita (ANTARA/Instagram/@PT Liga Indonesia Baru)
Tangkapan layar Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita (ANTARA/Instagram/@PT Liga Indonesia Baru)

JAKARTA, harianmerapi.com - Dua klub, Persekat Tegal dan Kalteng Putra terancam tidak bisa main di Liga 2 Indonesia. Kedua klub tersebut harus melunasi tunggakan gaji pemain jika ingin ikut kompetisi.

Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mencatat sampai 14 September 2021, Kalteng Putra masih menunggak gaji 26 pemain.

Sementara Persekat Tegal juga memiliki permasalahan serupa dengan tujuh pemainnya. Total utang Persekat mencapai Rp218 juta.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita menegaskan klub yang masih menunggak gaji pemain tidak bisa bermain di Liga 2 2021.

Baca Juga: Pemain PSS, Irfan Jaya Dipanggil Timnas

"Itu sudah aturan baku. Pokoknya, semua harus beres sebelum kick off," kata Akhmad Hadian kepada Antara di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Menurut pria asal Jawa Barat tersebut, pihaknya terus berkomunikasi dengan tim-tim yang masih bermasalah soal gaji.

"Khusus untuk Kalteng Putra, mereka berjanji kepada PSSI, dan kami akan segera menyelesaikannya minggu ini, sebelum Liga 2 dimulai," tutur Akhmad Hadian.

Soal tunggakan gaji ini, Akhmad Hadian mengaku bersyukur liga, baik itu Liga 1 dan 2, bergulir kembali.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X