• Selasa, 25 Januari 2022

PSS Incar Tiga Angka Lawan Arema demi Papan Tengah Liga 1

- Jumat, 17 September 2021 | 19:14 WIB
Pemain PSS saat berlatih jelang menghadapi Arema FC, Minggu 19 September 2021.  (Foto: Instagram @pssleman)
Pemain PSS saat berlatih jelang menghadapi Arema FC, Minggu 19 September 2021. (Foto: Instagram @pssleman)

BOGOR, harianmerapi.com - Laga PSS Sleman menghadapi Arema pada lanjutan Liga 1di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (19/9/2021) petang diprediksi panas. Kedua tim sama-sama mengincar poin penuh perdana di liga setelah hasil buruk dalam dua pertandingan.

Laskar Sembada baru meraih satu poin dari dua laga. Arema tidak lebih baik meski mengumpulkan dua angka. Dua hasil buruk itu membuat kedua tim menghuni papan bawah klasemen sementara.

Pelatih Fisik PSS, Danang Suryadi mengatakan para pemain sudah melupakan hasil buruk dalam dua pertandingan dan siap mengalahkan Arema agar lepas dari zona degradasi.

"Para pemain sudah melupakan hasil buruk. Kami juga sudah mengevaluasi tim ini dari dua pertandingan yang telah dijalani. Mereka sangat siap menghadapi Arema," tegas Danang.

Baca Juga: KPK Dalami Keterangan Tiga Saksi Terkait Peran Bupati Banjarnegara Dalam Mengatur Pemenang Lelang Proyek

Namun PSS tak akan tampil dalam kekuatan penuh. Saddam Emiruddin Gaffar masih proses penyembuhan cedera. Di sektor pertahanan, Derry Rachman juga absen karena kondisinya belum sempurna usai merayakan pernikahan.

Nemanja Kojic kabarnya juga belum bisa diturunkan karena masih terbentur administratif. Sementara gelandang asal Brasil, Juninho sudah diperkenalkan ke publik Jumat (17/9/2021) namun belum jelas apakah sudah bisa dimainkan atau tidak.

Dejan Antonic masih bergantung pada komposisi pemain yang diturunkan saat meladeni Persija dan ketika tersungkur di hadapan Persiraja.

Arema juga terancam tak tampil dengan kekuatan terbaik setelah Renshi Yamaguchi dan Carlos Fuetes mengalami cedera ringan.

Baca Juga: Komplotan Penipu Cari Korban di Bandara YIA, Tawarkan Penumpang Pesawat Berlian Palsu

Gelandang asal Jepang itu belum menunjukkan progres positif ketika dipindai tim medis Jumat (17/9/2021). Hanya Carlos yang mulai latihan bersama tim.

Beruntung, bek sayap Diego Michiels dinyatakan pulih dari cedera serta sudah menuntaskan vaksinasi, bahkan telah bergabung dengan para pemain lain Arema FC di Bogor.

Namun, tim berjuluk Singo Edan itu punya motivasi untuk memperbanyak rekor kemenangan atas PSS.

Dalam 14 kali pertemuan, rekor Arema lebih mentereng dengan mengoleksi 10 kemenangan sementara sisanya takluk atas PSS. Pada lima pertemuan terakhir, Arema mampu mengalahkan PSS sebanyak tiga kali. Sebaliknya, PSS cuma mampu menang dua kali.

Baca Juga: PT KAI Yogyakarta Siapkan Akses Masuk Khusus Untuk Penumpang KA Bandara YIA di Stasiun Tugu

Kemenangan terakhir Arema atas PSS Sleman dibukukan di putaran kedua Liga 1 2019, Saat itu, Arema yang tampil di Stadion Kanjuruhan menang empat gol tanpa balas.

Danang Suryadi bersama Dejan sadar mereka tak boleh melakukan kesalahan menghadapi Arema yang juga bernafsu membawa pulang tiga angka.

"Kami tentu mengantisipasi cara bermain lawan. Kami harus main efektif, kapan harus mengumpan dan dribbling lalu tidak melakukan gerakkan yang tak perlu," tegas Danang.

Melihat statement Danang, tampaknya PSS akan menurunkan pemain yang punya kedisiplinan tinggi sejak menit awal.

Baca Juga: Terjerat Utang Ratusan Juta Rupiah, Janda di Kulon Progo Tipu 8 Bidan

Arthur Irawan yang kerap menjadi bulan-bulanan pemain lawan sepertinya harus merelakan posisinya pada Samsul Arifin untuk menambal bolongnya lini belakang Sedangkan posisi bek tengah, Mario Maslac dan Asyraq Gufron masih dipercaya membangun benteng kokoh di depan gawang Ega Rizky.

Aaron Evans, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Irkham Milla juga sulit tergantikan. Namun, jika keseimbangan lini tengah yang dicari Dejan, Misbakhul Solikhin bisa diturunkan menemani Evans dan Milla.

Eduardo Almeida, pelatih Arema sangat mewaspadai lini depan PSS terutama Irfan Jaya. Pengalaman Irfan Bachdim juga ia perhatikan sehingga meminta pada Diego Michiels, Bagas Adi, Sergio Silva, Johan Farizi agar melakukan pengawalan dengan sempurna.

Baca Juga: Calo Kartu Prakerja di Bantul Ini Sukses Loloskan 20 Peserta Lebih

Absennya Renshi merupakan kerugian besar bagi Eduardo. Namun ia menemukan solusinya dalam Dendi Santoso. Pemain berusia 31 tahun yang berposisi asli sebagai sayap itu bisa digeser ke tengah sebagai gelandang serang.

Di barisan depan, Arema sangat bergantung pada Kusheda Hari Yudo. Striker yang sempat membela PSS dua musim lalu itu sangat mengenal karakter sebagain para pemain.

Tak heran Eduardo menyatakan bahwa Yudo adalah senjata rahasianya dalam pertandingan.

Dalam pertandingan besok, Eduardo sama tertekannya dengan Dejan. Jika Dejan mendapat tekanan dari suporter PSS, Eduardo terancam dipecat manajemen jika kembali meraih hasil buruk.

Pasalnya dalam klausul kontrak Eduardo, pelatih asal Portugal itu bisa dipecat setelah melihat hasil tiga pertandingan. *

Halaman:
1
2
3
4

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manchester United Pinjamkan Anthony Martial ke Sevilla

Selasa, 25 Januari 2022 | 07:45 WIB

Sergio Ramos Akhirnya Bikin Gol Debut untuk PSG

Senin, 24 Januari 2022 | 07:55 WIB

Duel AC Milan vs Juventus Berakhir Imbang

Senin, 24 Januari 2022 | 06:56 WIB
X