550 Taekwondoin Karanganyar Seleksi Menuju Porprov 2022

Pelantikan Ketua Pengcab Taekwondo Karanganyar di GOR RM Said. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Pengcab Taekwondo Kabupaten Karanganyar menyodorkan 550 taekwondoin dalam ajang pertarungan skala regional dan nasional. Mereka yang menunjukkan talenta unggul, berkesempatan diseleksi untuk maju di Porprov Jawa Tengah XVI pada 2022 mendatang.

Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato yang baru saja dilantik pada Minggu (11/4) lalu menyatakan segera mengejar target persiapan kontingen Kabupaten Karanganyar. Hal itu diawali dengan pemusatan pelatihan taekwondo yang tersebar di 17 kecamatan di Karanganyar.

“Ada 16 titik yang siap, tentunya kami kebut dulu diperluas tempat pelatihannya sehingga calon atlet dapat terseleksi,” tandasnya.

Kurniadi menjelaskan minat warga Karanganyar untuk bergabung menjadi atlet taekwondo cukup besar. Dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, pendaftar melonjak dari 250 anggota menjadi 550 orang. Mereka bahkan mau membiayai sendiri untuk bertarung di berbagai turnamen. Ia yang juga anggota KONI Karanganyar akan mendorong penambahan sarana dan prasarana tempat pemusatan latihan.

“Ini sudah menjadi komitmen kami meningkatkan fasilitas menuju prestasi,” ungkapnya.

Selain mengejar target seleksi, Kurniadi juga akan memperkuat jajaran kepengurusan hingga tingkat kecamatan. Untuk itu, dibutuhkan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) guna menentukan program kerja jangka menengah dan jangka panjang.

“Sebulan ini akan menyelesaikan Muskerda,” katanya.

Disamping Muskerda juga akan membahas potensi lain guna membesarkan taekwondo di Kabupaten Karanganyar.

Pelantikan pengurus pada Minggu lalu dihadiri Ketua Pengcab Taekwondo Se eks Karisidenan Surakarta.

Pada Porprov Jateng 2018, Taekwondo Karanganyar meraih satu medali perak dan lima medali perunggu.

”Targetnya, di Porprov nanti bisa mendapatkan emas. Meningkat prestasinya,” tandasnya.

Ketua Pengprov TI Jateng GM Alex Harjanto berpesan agar atlet Karanganyar sering melakukan uji coba dengan atlet dari daerah lain.

“Try out itu menjadi ajang uji coba, sehingga tahu kelebihan dan kekurangan atlet,” tegasnya. (Lim)

Read previous post:
Anggaran Pembangunan RSUD Bedoyo Direfocusing

WONOSARI (MERAPI) – Pemkab Gunungkidul merefocusing pembangunan gedung Rumah Sakit (RSUD) Bedoyo dan gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul

Close