Persiapan Liga 2, PSG dan SPFA Pati Berburu Pemain Indonesia Timur

Tim menejemen PSG dan SPFA Pati berburu pemain Indonesia Timur. (Foto : Alwi Alaydrus).

PATI (MERAPI) – Untuk menghadapi gelaran Liga 2, maka menjemen PSG (Putra Safin Group) Pati memberangkatan tim pemburu pemain, yang terdiri CEO SPFA, Rudy Eka Priyambada dan head coach PSG, Ibnu Grahan serta Direktur Teknik, Yayat Hidayat. Mereka mencari pemain hingga ke Maluku Utara dalam sepekan kemarin.

“Tim mencari pemain senior untuk PSG. Dan pemain belia untuk dibina di Safin Pati Football Academy (SPFA)” kata owner PSG dan SPFA, H Saiful Arifin SE, Minggu (28/2).

Perburuan pemain diawali pertengahan pekan kemarin, yakni memantau eksibisi beberapa SSB kelompok umur U-15 dan U-16 di Pulau Tidore. Tim pencari pemain, sempat didampingi langsung Ketua Korwil Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BliSPI) Maluku Utara, yang dikenal juga sebagai Sekretaris Askot PSSI Tidore, Ismid Hi Abdul Latif.

Sejumlah pemain belia yang terjaring, akan diberikan beasiswa untuk bersekolah sepakbola di SPFA. Saat di kota Tidore, tim pemburu pemain, sempat pula memberikan coaching clinic di Stadion Marimoi.

Pelatih kepala Ibnu Grahan dan yang didampingi asisten Yayat Hidayat, secara khusus mendapat tugas mencari pemain handal dari Maluku Utara untuk digaet masuk ke skuad PSG.

Ibnu Grahan mengaku menemukan “mutiara terpendam” dari Ternate-Tidore dan Halmahera Utara yang akan dimasukan ke laborat sepakbola SPFA Pati.

Demikian pula untuk calon pemain asal Ternate-Tidore dan Halmahera Utara yang akan masuk ke skuad Laskar Kembangjoyo (julukan PSG Pati), Ibnu Grahan menegas sudah memiliki gambaran beberapa pemain yang akan direkrut.

Menurut mantan pelatih Persebaya ini, perburuan pemain hingga ke Maluku Utara, karena diakui daerah tersebut memiliki banyak “mutiara” yang masih terpendam. “PSG Pati sudah memulai menyusun skuat menyambut kompetisi Liga 2 2021” ucap Ibnu Grahan. (Cuk)

Read previous post:
ilustrasi
Ngamar dengan Wanita Lain, Pak Guru Digerebek Istri

Close