Kalah 0-1 dari Martapura, PSIM Terlempar dari Persaingan

BALIKPAPAN (MERAPI) – Kekalahan lagi-lagi dialami PSIM Yogya dalam lanjutan Liga 2 2019 Grup Timur setelah takluk lewat gol dari penalti dengan skor 0-1 dari Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Balikpapan, Selasa (8/10) sore. Hasil tersebut membuat skuad Laskar Mataram terlempar dari persaingan 8 besar hingga ke posisi ke-7 dan hanya berjarak tipis dengan zona degradasi.

Masih dengan 24 poin, PSIM hanya terpaut 4 poin dari peringkat ke-10 yang ditempati Persatu Tuban. Dengan masih menyisakan dua pertandingan kandang melawan Persatu dan Persis Solo, mau tidak mau PSIM harus sapu bersih dengan kemenangan. Bukan hanya ancaman tak lolos dari babak 8 besar saja tapi PSIM bisa saja terjerembab ke jurang degradasi.

Kalah dari Martapura FC, Asisten Pelatih PSIM, Yusup Prasetiyo mengaku kecewa dengan hasil tersebut. “Sebenarnya kami bermain bagus. Secara permainan, cukup seimbang permainan yang ditampilkan kedua tim. Namun penalti itu yang membuat permainan jadi tidak bagus,” ungkapnya seusai pertandingan, kemarin.

Ditambahkan Yusup, banyak keputusan yang diambil wasit merugikan timnya. “Kami protes dengan hakim garis yang lebih dekat saat kejadian tapi wasit sudah memutuskan lebih dulu tanpa harus berdiskusi dengan hakim garis. Selain penalti, tadi juga ada beberapa keputusan seperti offside maupun pelanggaran yang sering merugikan kami,” imbuhnya.

Sementara itu pada pertandingan kemarin, bermain di kandang lawan tak membuat mental bertanding para pemain PSIM menciut. Justru permainan agresif sempat ditunjukkan anak asuh Aji Santoso ketika meladeni permainan keras Martapura FC.

Namun serangan yang dibangun para pemain PSIM masih belum mampu membongkar pertahanan Martapura. Memasuki pertengahan babak pertama, Martapura FC mulai lebih banyak menekan. Pertahanan PSIM harus bekerja ekstra menghalau serangan tuan rumah. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, Martapura FC kembali mengambil inisiatif menyerang. Melihat tekanan yang dilancarkan Martapura FC, PSIM memilih untuk memperkuat lini tengah dan belakang. Pergantian pemain dilakukan PSIM untuk meredam serangan Martapura FC.

Namun ketika memasuki menit 71, Martapura FC mampu mencetak gol melalui titik putih. Erwin Gutawa yang menjadi eksekutor sukses melesakkan bola ke gawang PSIM yang dikawal Aji Bayu. Penalti diberikan wasit Abdullah dari Nangroe Aceh Darusalam setelah pemain PSIM, Nugroho Fatchur Rochman menjatuhkan salah satu pemain Martapura FC.

Tertinggal satu gol, PSIM berusaha meningkatkan tempo permainan. Meski terus menekan, PSIM tak kunjung mengejar ketinggalan. Martapura FC beberapa kali juga sempat mendapat peluang tapi belum mampu menambah keunggulan. Keunggulan 1-0 untuk Martapura FC tak berubah hingga pertandingan usai. (Beni Oro)

Read previous post:
Pelatih PSS Pantau Kondisi Pemain

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Tim pelatih PSS Sleman terus memantau kondisi pemain meski libur latihan. Mereka tak mau ada pemain

Close