Pulihkan Mental, PSS Siap Hajar Madura FC

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman melakoni laga kandang perdana Grup B babak 8 besar dengan tuntutan harus memenangi pertandingan. Berada di dasar klasemen sementara Grup B bukan kabar baik bagi Sleman Fans. Namun tidak akan mudah bagi Laskar Sembada meraih poin penuh lalu melepaskan predikat juru kunci. Madura FC, lawan yang mereka hadapi Selasa (6/11) sore ini adalah tim kuat yang pernah mengalahkan Dave Mustaine dkk. di kandang sendiri. Di sisi lain, PSS kembali tidak akan bertanding dengan kekuatan penuh menyusul cederanya Taufiq Febrianto.

“Yang paling bahaya adalah mental. Beberapa pemain mentalnya masih drop setelah kalah atas Persiraja. Kami hanya bisa berharap mereka bisa cepat bangkit lagi dan bermain seperti biasa. Kemenangan di depan dukungan suporter satu-satunya cara agar cepat memulihkan mental pemain ini,” kata Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, Senin (5/11) kemarin.

Di bangku cadangan hanya ada nama Wahyu Sukarta yang mampu diposisikan sebagai gelandang jangkar melapis Amarzukih. Selain Taufiq yang cedera ankle, PSS juga kehilangan Arie Sandy yang diprediksi absen hingga akhir musim. Ada opsi membangkucadangkan Amarzukih dalam benak Seto demi menghemat pemain jangkar. Namun melihat lima pemain gelandang yang diturunkan Madura FC, bukan pilihan tepat lantaran Ichsan Pratama, Dave Mustaine, maupun Busari bukan tipikal pemain yang punya kemampuan merusak irama permainan lawan.

“Mereka punya kecepatan tidak hanya di sayap tapi juga di bagian gelandang. Kami sudah menyiapkan beberapa opsi untuk menghentikan itu. Kami sudah belajar dari dua kekalahan melawan Madura FC. Tidak boleh membuang peluang untuk besok,” tegas Seto.

Kabar baiknya adalah Dave Mustaine siap diturunkan lawan Madura FC setelah kurang maksimalnya Busari sebagai kreator serangan. Ichsan Pratama juga disiapkan menopang kreativitas Dave di lini tengah. Di bangku cadangan masih ada Ilham Irhaz yang bisa dicoba andai Dave tak bisa lepas dari ruang marking dua pivot Madura FC: Moh Said dan Iman Budi. Kabar baik lainnya adalah kembalinya dua penggawa lini belakang yang absen kontra Persiraja, yaitu Asyraq Gufron dan Bagus Nirwanto. Gufron bakal kembali diduetkan dengan Ikhwan Ciptady sedangkan Bagus kembali ke pos bek kanan.

Di kubu Madura FC, tim besutan Solahudin ini tidak akan diperkuat bek Imam Mahmudi yang absen setelah mendapat kartu merah ketika bertanding melawan Persita Tangerang. Namun Solahudin masih tetap percaya diri dengan kekuatan lini belakangnya karena masih ada nama seperti Soni Setiawan dan Miftah Anwar Sani yang siap menggantikan Imam. “Kami sudah pelajari kekuatan Madura FC. Besok selain mengaplikasikan taktik saya mau para pemain tampil <I>enjoy<P> saja. Transisi harus rapi dan cepat karena serangan balik Madura cukup baik. Kalau mau lolos, besok harus menang,” tegas Seto.

Tidak ada pilihan lain selain formasi menyerang 4-3-3 menghadapi Madura FC yang bakal menempatkan lima gelandang dan satu striker. Rifal Lastori bersama Slamet Budiono masih menjadi favorit Seto menemani Christian Gonzales di lini depan. Solahudin, Pelatih Madura FC mengaku sudah punya formula menahan tiga penyerang berbahaya PSS ini. Pelatih yang sempat membela Barito Putera dan PSS ini yakin formasi 4-5-1 Madura bakal efektif meredam gelombang serangan PSS.

“Dengan materi pemain mumpuni, bermain di kandang, serta motivasi luar biasa yang mereka miliki, kami akan habis-habisan, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki mental yang baik untuk mengantisipasi serangan mereka. Kami juga punya motivasi sama lolos ke PSS. Menang lagi di Maguwoharjo tentu akan menjadi kabar menyenangkan bagi suporter Madura FC,” katanya singkat. (Des)

Read previous post:
Debat Bahasa Indonesia, Gali Potensi Siswa

ANTONIUS Dendi berbicara lantang untuk mewakili rekan satu timnya. Dengan penuh percaya diri, siswa SMA N 1 Temon Kulonprogo ini

Close