Bertolak ke Martapura, PSS Sleman Bawa 18 Pemain

SLEMAN (MERAPI) – Rombongan PSS Sleman membawa 18 pemain ke Martapura Rabu (12/9) pagi kemarin. Selain Dave Mustaine, Slamet Budiono, dan Adi Nugroho yang cedera, dari 18 pemain yang dibawa juga tidak ada nama Kiper Ega Rizky, Ilham Irhaz, Zamzani, dan striker Tambun Naibaho. Mereka absen karena alasan taktikal yang sudah dipikirkan secara matang oleh pelatih Laskar Sembada, Seto Nurdiyantoro.

Setelah sampai di Martapura, tim akan istirahat penuh dan Kamis (13/9) mencoba lapangan di Stadion Demang Lemang Martapura. “Ada 18 pemain yang dibawa, dan mereka sudah siap. Kami harus benar-benar fit sebelum pertandingan. Paling kalau mau latihan sedikit pas coba lapangan besok. Kami juga sudah ancang-ancang untuk menghadapi cuaca panas di Martapura. Kami sering kewalahan di sana dan besok tidak boleh terjadi lagi,” kata Seto kepada Merapi beberapa saat sebelum berangkat Rabu (12/9).

Adapun 18 pemain yang dibawa adalah Yoewanto Stya Beny dan Try Hamdani (kiper). Lalu di barisan belakang ada nama Bagus Nirwanto, Akbar Zakaria, Yericho Christiantoko, Vandy Prayogo, Jodi Kustiawan, Arie Sandy, dan Rian Miziar. Sementara di lini tengah Seto membawa Amarzukih,Taufiq Febrianto, Ilham Milla, Wahyu Sukarta, dan Ichsan Pratama dengan empat pemain depan Rangga Muslim, Rifal Lastori, I Made Wirahadi, dan Cristian Gonzales. Melihat komposisi ini Seto masing mempercayakan formasi 4-3-3 untuk menghadapi Martapura FC.

“Soalnya tidak ada waktu lagi untuk mematangkan formasi pendamping, waktunya mepet sekali, formasi tidak akan banyak berubah hanya pendekatannya saja yang berbeda. Rotasi juga masih mungkin dilakukan karena beberapa pemain sudah turun saat menghadapi PSBS Biak. Tapi semua tergantung hari terakhir kondisinya. Untuk uji coba lapangan perlu karena sekalian meraba taktik yang akan digunakan lalu adaptasi sama cuaca,” sambung Seto.

Kali terakhir PSS melawat ke Martapura dua tahun lalu saat mengarungi ISC B. Kala itu Laskar Sembada harus bertekuk lutut tiga gol tanpa balas. Seto paham betul bagaimana karakter lapangan dan cuaca yang membuat para pemain kala itu tak bisa mengembangkan permainan. Pelatih asal Kalasan itu sudah belajar bagaimana caranya menghadapi situasi demikian. Pertandingan melawan Persiba Balikpapan di putaran pertama lalu menjadi salah satu pengalaman bagaimana seharunya bermain di tengah cuaca panas. Namun Seto melihat Martapura FC saat ini berbeda dari kali terakhir mereka hadapi.

“Mereka pasti jauh lebih kuat dari dulu. Kami tidak boleh lengah menghadapi mereka. Di kandang sendiri saja mereka sangat menyulitkan. Kuncinya fokus untuk pertandingan besok. Untungnya semua pemain siap bertarung di Martapura, 18 pemain ini punya satu tujuan yang sama, mengalahkan Martapura,” tegasnya.

Sementara itu tuan rumah juga mematangkan persiapan menghadapi PSS. Usai takluk 0-1 atas Blitar United Minggu (9/9) kemarin, skuad besutan Frans Sinatra Huawe itu sudah kembali berlatih sejak Selasa (11/9) kemarin. Namun tuan rumah dipastikan tidak akan diperkuat dua penggawa utama mereka yang masih diistirhatkan usai cedera. “Mustaqim masih cedera, belum bisa ikut latihan. Satu lagi Haris sekarang baru bisa lari kecil. Belum bisa turun mungkin, tapi kami sudah mengantungi kekuatan PSS. Sekarang lagi siapin taktik setelah lihat kelemahan mereka,” kata Frans kepada Merapi. (Des)

Read previous post:
NGAKU BISA BUKA AGEN DAN PANGKALAN LPG- Pegawai Pertamina Gadungan Diadili

  BANTUL (MERAPI) - Seorang pegawai Pertamina gadungan, RHS ST (46) warga Semaki Yogyakarta kembali diseret ke kursi pesakitan Pengadilan

Close