Ingin Gelar Ujicoba di SSA, PSIM Tunggu Izin

YOGYA (MERAPI) –  Memanfaatkan jeda libur kompetisi Liga 2 musim 2018 karena perhelatan Asian Games 2018, PSIM Yogya melakukan pembahasan untuk menggelar ujicoba. Tiga tim profesional, baik yang berlaga di Liga 1 maupun sama-sama bermain di Liga 2, menjadi alternatif untuk melakukan ujicoba.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan PSIM, Wendy Umar, terdapat tiga tim yang memiliki kemungkinan untuk berujicoba dengan PSIM. Dari tiga tim tersebut, dua diantaranya berlaga pada kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

Adapun tim Liga 1 yang akan berujicoba dengan skuad Laskar Mataram yakni PSIS Semarang dan Barito Putera. Sedangkan tim Liga 2 yang menjadi alternatif ujicoba adalah Semen Padang. “Khusus Semen Padang, mereka memang tengah melakukan pemusatan latihan di Yogya,” terangnya di Wisma Ir Soeratin Sosrosoegondo, Yogya, Senin (13/8).
Meski demikian, Wendy menyebutkan, dari tiga tim yang menjadi alternatif, setidaknya ada dua laga ujicoba yang digelar di kandang. “Kami masih komunikasikan lagi dengan manajemen kemungkinan untuk menggelar laga ujicoba kandang,” tuturnya.

Guna menggelar ujicoba kandang, Wendy mengaku jika pihaknya masih berharap bisa menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul. “Ya kami masih harap-harap cemas menunggu surat balasan Bupati Bantul. Untuk surat permohonan peminjaman stadion sudah kami buat. Namun belum ada balasan dari Bapak Bupati Bantul,” akunya.
Harapan untuk bisa menggunakan Stadion Sultan Agung, dijelaskan Wendy, tak lepas dari upaya panpel untuk bisa menggelar laga lanjutan Liga 2. Pada 5 September mendatang, Hendika Arga Permana dan kawan-kawan dijadwalkan menjamu PSBS Biak.

“Kebetulan tanggal 5 September kan ulangtahun PSIM, harapannya bisa menggelar pertandingan kandang di Bantul. Makanya kami mengupayakan untuk audiensi dengan Bapak Bupati Bantul agar PSIM masih bisa menggunakan Stadion Sultan Agung,” jelas Wendy.
Sementara itu, Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto mengatakan bahwa ujicoba saat jeda kompetisi menghadapi tim profesional, baik itu Liga 1 maupun Liga 2 menjadi sebuah hal yang penting. “Kalau ada lawan sepadan atau levelnya di atas kami, kan bisa jadi bahan pembelajaran. Apalagi dua kekalahan beruntun kemarin juga membuat kami harus berbenah. Dari ujicoba dengan tim selevel kan bisa mengetahui perkembangan tim,” katanya.

Selain itu, Erwan menambahkan jika pihaknya juga ingin mengantisipasi kesalahan-kesalahan yang dilakukan pemain pada dua laga terakhir, baik melawan Blitar United maupun PS Mojokerto Putra agar tak terulang di laga selanjutnya.
“Kami akan benahi apa yang menjadi kekurangan tim. Penambahan pemain kan harusnya bisa meminimalisir kelemahan kami. Memang sebuah tim tidak bisa selalu tampil sempurna. Namun setidaknya kesalahan-kesalahan itu bisa diminimalisir. Dari ujicoba dengan tim selevel, harapannya bisa lebih mematangkan skema yang kami susun nantinya dengan beberapa formasi yang sudah kami terapkan di beberapa laga sebelumnya,” imbuh Erwan.  (Oro)

Read previous post:
TABRAK BALITA HINGGA TEWAS- Pengendara Sepeda Motor Dipenjara 7 Bulan

  BANTUL (MERAPI) - Terdakwa pengendara sepeda motor, Ika Wahyuningsih (30) warga Sedayu Bantul akhirnya diekskusi dan dimasukkan ke LP

Close