Pemain PSS Dukung Seto Jadi Pelatih Kepala

SLEMAN (MERAPI) – Pelatih sementara Seto Nurdiyantoro sukses membawa PSS Sleman meraih dua kemenangan beruntun Liga 2 Grup Timur 2018, usai sempat terseok-seok di awal kompetisi. Hasil positif ini membuat PSS kembali ke papan atas klasemen sementara. Para pemain dan fans pun menilai Seto yang mengambil alih tugas dari tangan Herry Kiswanto, pantas menukangi PSS hingga akhir musim lantaran bisa menyelematkan tim dari banyak masalah di tengah liga.

Usai mengalahkan PSBS Biak 0-2 di Stadion Cenderawasih, Laskar Sembada melanjutkan tren positif dengan meraih kemenangan di kandang melawan Martapura FC 1-0. Kapten PSS, Ahmad Hisyam Tolle, tak ragu-ragu menyatakan dukungannya pada Seto agar naik pangkat menjadi pelatih kepala PSS. Ia menilai Seto sangat dekat dengan para pemain dan selalu mempercayai mereka saat berjuang di lapangan.
Soal taktik, Seto pun disebut tak kalah dengan pelatih-pelatih senior lainnya. Dalam dua pertandingan terakhir PSS misalnya, ia mampu mengubah pakem 4-1-4-1 menjadi 4-3-3 yang belum pernah dicoba sebelumnya meski banyak pemain utama cedera. “Saya sepakat dan dukung penuh Seto jadi Pelatih Kepala PSS,” tegas Hisyam Tolle.

Seto sendiri kembali merendah saat mengetahui dirinya mendapat dukungan banyak pemain. Menurutnya ilmunya belum seberapa dibanding pelatih lainnya. Baginya yang terpenting saat ini mental para pemain telah pulih dan siap menatap lanjutan Liga yang digelar usai Lebaran. “Wah bukan saatnya membicarakan itu. Saya mau istirahat dulu sekarang, capek saya. Tim juga diliburkan selama 4-5 hari untuk adaptasi puasa lalu setelah itu tim akan latihan lagi dengan program Ramadan. Biar kami istirahat dulu selama beberapa hari memulihkan kondisi setelah dua pertandingan berat ini,” katanya.

Pemulihan kondisi selama 4-5 hari ke depan ini sangat berguna bagi pemain yang kembali cedera saat menghadapi Martapura FC. Samsul Chaerudin misalnya, yang mendapat cedera lutut di babak pertama yang membuatnya tak bisa melanjutkan pertandingan. Samsul sendiri berharap cedera barunya ini lekas pulih dan bisa membela PSS lagi usai Lebaran. Sebelum mendapat cedera lutut, Samsul baru saja sembuh dari cedera engkel yang memaksanya absen selama 12 hari. “Tadi ditabrak, ada benturan lalu tegang ototnya (sambil menunjuk lutut). Saya minta maaf tidak bisa melanjutkan pertandingan kemarin. Doakan supaya lekas kembali,” kata eks pemain PSM Makassar itu.

Sementara itu para pemain lain yang absen kontra Martapura FC sudah berangsur pulih. Salah satunya I Made Wirahadi yang tinggal memulihkan kondisi fisiknya setelah lama menepi dari lapangan. Makin positifnya situasi di PSS usai dihantam banyak prahara seperti mundurnya Herkis, badai cedera, dan dicabutnya peminjaman Christian Gonzales di PSS oleh Madura United membuat Seto makin percaya diri bahwa timnya bakal tampil lebih baik usai Lebaran. Selama Ramadan rencananya PSS tetap menggelar latihan dengan porsi yang berbeda. Selain latihan juga bakal ada uji coba melawan tim lokal atau klub dari Liga 3. Uji coba digelar agar para pemain tidak kehilangan atmosfer kompetisi.

“Rencana tetap latihan tapi hanya sore. Kalau hari biasa pagi dan sore biasanya. Ada juga rencana uji coba entah lawan tim lokal DIY atau bisa juga lawan klub-klub dari Liga 3 tergantung kebutuhannya nanti. Eh, tapi sebenarnya yang berhak bicara program ini pelatih kepala nantinya,” beber Seto. (Des)

Read previous post:
TAK KANTONGI IZIN -Pengusaha Karaoke Didenda Rp 1 Juta

  BANTUL (MERAPI) - Pemilik Karaoke di Parangkusumo Parangtritis Kretek Bantul, Anik Efasini (56) warga Perum Sedayu Permai RT 58

Close