PIALA WALIKOTA YOGYA 2018 – Browidjoyo Singkirkan Juara Bertahan

Pemain Akprind, Yakub (kiri) menguasai bola dengan dibayangi pemain Browidjoyo. (MERAPI-BENI WIDYASWORO)
Pemain Akprind, Yakub (kiri) menguasai bola dengan dibayangi pemain Browidjoyo. (MERAPI-BENI WIDYASWORO)

YOGYA (MERAPI) – Browidjoyo menjadi tim pertama yang memastikan diri melangkah ke semifinal setelah pada babak perempatfinal, mengatasi perlawanan juara bertahan Piala Walikota Yogya, Satria Akprind. Pada laga di Lapangan Mancasan, Yogya, Selasa (20/2) sore, Browidjoyo unggul 2-0 ketika menghadapi 10 pemain Akprind.

Laga antara Browidjoyo melawan Akprind sudah berlangsung sengit sejak menit-menit awal. Browidjoyo yang diperkuat sejumlah pemain profesional, seperti Awaludin Saputra dan Ari Ardiyanto, langsung memperagakan permainan menyerang.

Pertandingan baru berjalan tujuh menit, Browidjoyo sudah unggul lewat sepakan gelandang Arif Satya Yudha. Akprind yang dilatih oleh Heri Tenqi, berusaha merespon dengan melancarkan serangan. Diperkuat mantan penyerang PSS Sleman, Jodi Kurniadi, Akprind berusaha mengancam lewat umpan-umpan terobosan. Meski demikian, hingga paruh pertama berakhir, keunggulan Browidjoyo 1-0 tidak berubah.

Memasuki babak kedua, Akprind coba meningkatkan serangan. Mantan pemain PSCS Cilacap dan Persiba Bantul, Ilham Zusril dimasukkan untuk mempertajam lini depan Akprind. Akan tetapi, serangan Akprind masih mampu diredam barisan pertahanan tim asuhan Daryanto Hadi tersebut.

Pada menit 74, Akprind malah harus kehilangan satu pemain. Upaya kiper Akprind, Dedy R menahan pergerakan Awaludin Saputra yang lolos dari jebakan offside di luar kotak penalti, dianggap sebagai pelanggaran karena menyentuh bola dengan tangan. Tanpa ampun, wasit Rahman mengeluarkan kartu merah langsung.

Semenit berselang, tendangan bebas yang dieksekusi oleh Arif Satya Yudha, memperbesar keunggulan Browidjoyo menjadi 2-0. Semakin tertinggal jauh dan harus bermain dengan 10 orang, membuat Akprind kesulitan untuk mengejar ketinggalan. Skor 2-0 untuk Browidjoyo menutup pertandingan.

Adapun laga perempatfinal sore ini di Lapangan Mancasan, mempertemukan MAS Senior yang berhadapan dengan Gama. (Oro)

 

Read previous post:
PAGUYUBAN JEMPARINGAN LANGEN PROGO – Uji Emosi Lewat Jemparingan Malam Hari

MEMBIDIK sasaran anak panah dengan bantuan sinar matahari memang sudah biasa. Namun menjadi luar biasa jika olahraga panahan tradisional gaya

Close