Kejurnas Terbuka Angkat Besi 2017, Persaingan Nomor 50 Kg Putra Sengit

SLEMAN (MERAPI) – Kejuaraan Nasional (Kerjunas) Terbuka Angkat Besi Satria Remajia 2017 kelas youth 50 kg putra di GOR Klebengan, Jumat (4/11) kemarin berlangsung sengit. Tiga lifter junior, Ilham Janawir asal Bengkulu, Andika (Bekasi), dan Muhammad Faatir (SKO Ragunan Jakarta) bersaing ketat sejak angkatan snatch mulai dipertandingkan. Total angkatan final pun hanya berbeda tipis satu sama lain. Jenis angkatan ini dimenangkan Ilham dengan angkatan terbaik 84 kg.

Ia hanya gagal satu kali ketika masuk ke angkatan kedua dengan beban 84 kg. Di angkatan ketiga, ia kembali mengangkat beban seberat 84 kg lalu berhasil menjadi yang terbaik. Andika menempatkan diri di posisi dua snatch dengan angkatan terbaik 83 kg diikuti Muhammad Faatir dengan 80 kg. Muhammad Faatir membalas di angkatan clean & jerk dengan sukses mengangkat beban seberat 112 kg. Ilham gagal menyamai angkatannya dan hanya bisa mengangkat beban seberat 97 kg dari tiga kali kesempatan. Hasil ini membuatnya berada di posisi tiga jenis angkatan clean & jerk setelah Andika sukses mengangkat beban seberat 103 kg. Setelah ditotal, Muhammad Faatir sukses mengumpulkan total sebesar 192 Kg diikuti Andika dengan 186 Kg dan Ilham yang harus puas menerima medali perunggu dengan total angkatan seberat 181 kg. Sementara itu tuan rumah Sleman juga mendapatkan gelar di hari kedua Kejurnas kemarin.

Bertanding di kelas Pre Youth 50 kg, M Sabatta Miftahuliannah sukses meraih medali emas dengan total angkatan sebesar 65 kg. Ia sukses mengangkat beban seberat 25 kg, 28 kg, dan 30 kg di jenis angkatan snatch lalu 30 kg dan 35 kg di clean & jerk. Sayang atlet Sleman lainnya, Muhammad Zagarino yang bertanding di kelas Pre Youth 42 kg gagal mendapatkan medali setelah hasil buruk di jenis angkatan snatch.

Ia hanya mampu mengangkat beban seberat 30 kg lalu gagal memperbaiki rekor di dua angkatan selanjutnya. (Des)

 

Read previous post:
Terdakwa saat mendengarkan putusan majelis hakim PN Yogya
Kuras Harta Majikan, Pengasuh Bayi Divonis 4 Bulan Penjara

YOGYA (MERAPI) - Seorang baby sitter alias pengasuh bayi, Soimatul Islamiyah (18) yang tinggal di Tegalrejo Yogyakarta divonis 4 bulan

Close