PSSI DIY Segera Gelar Kongres

YOGYA (MERAPI) – Masa kepengurusan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY akan berakhir pada 13 Desember mendatang. Untuk meneruskan kepengurusan yang baru, PSSI DIY bakal menggelar Kongres pada 10 Desember mendatang di Hotel UNY, Sleman. Sebelum melaksanakan Kongres, PSSI DIY mulai melakukan sosialisasi terkait penjaringan calon, baik ketua umum, wakil ketua umum hingga anggota komite eksekutif (exco).

Menurut Ketua Komite Pemilihan Kongres PSSI DIY, Armando Pribadi, sosialisasi yang dilakukan pihaknya dimulai pada awal November ini. “Persyaratan untuk mencalonkan diri baik sebagai ketum, waketum maupun exco, akan kami sosialisasikan. Mulai 10-30 November, kami membuka pendaftaran calon,” katanya kepada wartawan di Yogya, Selasa (31/10).

Dilanjutkan Armando, setelah pendaftaran calon, proses verifikasi akan dilakukan pada 30 November hingga 2 Desember. Setelah itu, hasil verifikasi diumumkan pada 2 Desember. “Setelah pengumuman hasil verifikasi, calon diberikan hak melakukan banding jika keberatan tak lolos verifikasi. Proses banding berjalan dua hari, 3-4 Desember. Setelah itu dilakukan sidang pada 4 Desember dan 5 Desember diumumkan hasilnya,” lanjutnya.

Pada 6 Desember, daftar calon yang sudah ditetapkan diumumkan karena sudah melalui proses verifikasi dan banding. Setelah itu, baru pada tanggal 10 dilakukan pemilihan baik ketum, waketum maupun anggota exco.

“Kami ingin membuka diri bahwa yang ingin masuk dalam bursa calon ketua PSSI DIY ini bisa berasal dari mana saja. Makanya kami melakukan sosialisasi. Namun, tentu ada beberapa syarat, seperti harus ber-KTP dan berdomisili di DIY, berusia di atas 35 tahun, pernah berkecimpung di sepakbola dengan menunjukkan surat keterangan dari klub asal, tidak terkena sanksi PSSI ataupun hukum negara, serta tidak terlibat dalam organisasi terlarang ataupun yang tidak berafiliasi dengan PSSI,” jelas Anggota Komite Pemilihan Kongres PSSI DIY, Kuncoro.

Pada Kongres tersebut, Kuncoro mengungkapkan jika terdapat dua agenda yakni penyempurnaan statuta melalui Kongres Luar Biasa (KLB) dan dilanjutkan Kongres Tahunan. “Jadi pada agenda awal ada Kongres Luar Biasa yang membahas penyempurnaan statuta. Sedangkan untuk pemilihan nanti akan berjalan seperti layaknya Kongres Tahunan biasa,” ungkapnya.

Mengenai jumlah anggota atau voter yang memiliki hak suara, Kuncoro menyebutkan terdapat 16 anggota, mulai dari Askot/Askab di bawah Asprov PSSI DIY dan klub amatir yang tercatat mengikuti kompetisi pada dua tahun terakhir. “Karena kami ingin membuka diri untuk masyarakat yang peduli sepakbola DIY, kami mengundang suporter perwakilan klub DIY. Namun perwakilan suporter nantinya hanya sebagai peninjau dan tidak punya hak suara,” paparnya.

Terkait calon ketua yang bersedia, Kuncoro mengaku terdapat tiga orang yang siap mengajukan diri. “Ada tiga calon yang saat ini sudah terlihat. Ada dari pemerintahan, pengurus Asprov PSSI DIY yang lama dan direksi salah satu bank di DIY. Untuk identitasnya belum bisa dibocorkan,” akunya. (Oro)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Para pemain SMP 3 Sleman berfoto bersama Ketua Umum PSSI Sleman Wahyudi Kurniawan (tengah) usai menerima piala
Liga Pendidikan Indonesia Sleman 2017 SMP 3 Sleman Raih Gelar ke-7

SLEMAN (MERAPI) - SMP 3 Sleman meraih gelar ke-7 beruntun Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Kabupaten Sleman usai mengalahkan SMP 2

Close