Stok Beras Aman Juli-September 2020

Panen padi di MT II wilayah Kecamatan Kerjo (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Produksi beras Juli-September 2020 di Kabupaten Karanganyar surplus 41 ribu ton. Stok surplus selain bisa mencukupi kebutuhan pokok daerah juga menyumbang cadangan beras nasional.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Pangan Karanganyar Siti Maesyaroch mengatakan luas tanam padi pada Mei-Juli 12.600 hektare sawah. Jika per hektare menghasilkan 7 ton gabah kering, maka panen pada Juli-September 88.200 ton. Sebagai catatan, masa tanam padi sampai panen berlangsung tiga bulan. Setelah diproses menjadi beras, diperkirakan beratnya 57.330 ton.

“Konsumsi beras per kapita per tahun 86 Kg. Jumlah penduduk Karanganyar sekitar 800.000 jiwa. Produksi beras selama tiga bulan dikurangi konsumsi seluruh penduduk selama tiga bulan juga, masih bersisa sekitar 41 ribu ton,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/7).

Ia mengatakan, stok beras yang cukup ikut menekan potensi kelangkaan barang. Sedangkan surplusnya menyokong cadangan beras nasional serta dapat menyuplai permintaan sembako daerah.
“Jika ada bansos untuk Covid-19, atau program pemerintah pusat terkait pangan, Karanganyar dapat jadi rujukan penyedia bahan pokok itu,” katanya.

Kualitas beras yang diproduksi juga lumayan bagus. Yakni inpari 32, inpari 33, pepe dan mekongga.
Siti meyakini para petani tetap bersemangat dalam bercocok tanam. Mereka tetap berladang meski di masa pandemi Covid-19. (Lim)

Read previous post:
Tiga Desa di Gunungkidul Dirikan Pertashop

WONOSARI (MERAPI) - Tiga desa di Kabupaten Gunungkidul segera mendirikan Pertashop, sebagai unit usaha badan usaha milik desa guna meningkatkan

Close